Lenteng, NU Online Sumenep
Saat ini Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Lembung Barat tengah mempersiapkan untuk segera membentuk Pengurus Anak Ranting Nahdlatul Ulama (PARNU) di masing-masing dusun se-Desa Lembung Barat.
”Sebagai tahap awal pembentukan kepengurusan PARNU, saat ini segenap pengurus mulai melakukan pendataan kader NU yang nantinya akan ditetapkan sebagai pengurus PARNU,” ujar Ketua PRNU Lembung Barat, H Fauzan dalam kegiatan rutin bulanan, Senin (21/03/2022) malam di kediaman Ustadz Junaidi, Dusun Laok Songai, Lembung Barat.
Menurut Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Huda Lembung Barat ini, pembentukan PARNU di masing-masing dusun ini dilakukan untuk menindaklanjuti instruksi langsung dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep yang merupakan program kerja untuk menguatkan NU ke akar rumput.
”Kepengurusan PARNU ini yang akan segera dibentuk ini bertujuan agar organisasi NU bisa lebih tertib dan efektif sehingga bisa lebih dekat kepada Nahdliyin dalam rangka memberikan kemaslahatan kepada masyarakat,” jelasnya.
Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa Guluk-Guluk ini menegaskan, pengurus PARNU ini nantinya akan bertugas di tiap-tiap dusun agar pelayanan kepada warga NU bisa maksimal. Dimana pengurusnya berasal dari Nahdliyin yang tergabung dari pengasuh serta pengurus takmir masjid-mushala.
“Struktur kepengurusan PARNU tidak berbeda jauh dengan Pengurus Ranting NU. Bedanya, di tingkat PARNU tidak ada pengurus lembaga, lajnah dan badan otonom. Pengurus PARNU hanya terdiri dari jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah,” terangnya.
Lebih lanjut dirinya menambahkan, PARNU merupakan organisasi NU paling bawah yang tentunya lebih dekat dengan Nahdliyin. Sehingga diharapkan program-program yang dirancang oleh NU manfaatnya bisa dirasakan secara langsung.
”Dalam pendataan ini, kami melibatkan semua pengurus tingkat Ranting yang lebih memahami dan mengenal karakter warga NU yang ada di masing-masing dusun. Semoga niat untuk membentuk PARNU ini semakin memperkuat organisasi NU hingga ke tingkat paling bawah,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris PRNU Lembung Barat, Rusdiyanto menyampaikan, di samping mendata untuk keperluan kepengurusan PARNU, juga didata jumlah masjid dan mushala yang akan dijadikan basis untuk mengenalkan NU di akar rumput.
“Kami sudah mendata jumlah masjid dan mushala se-Desa Lembung Barat. Untuk masjid berjumlah 4 dan mushala berjumlah 15,” tandasnya.
Dirinya juga mengungkapkan, setelah pendataan masjid, mushala, dan kepengurusan PARNU, pihaknya akan segera turun ke bawah (Turba) dalam rangka pembentukan PARNU disetiap dusun.
“Turba akan kami lakukan saat memasuki bulan Ramadhan. Dalam bulan itu, kami juga membentuk kepengurusan PARNU,” pungkasnya.
Editor: A. Warits Rovi

