Kota, NU Online Sumenep
Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Sumenep menggelar Studi Silaturrahim ke PC Fatayat NU Gresik. Satu armada bus yang mengangkut 24 orang bertolak dari Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep. Sekitar pukul 23.00 WIB. Sabtu, (30/8/2022).
Setibanya di lokasi pada Ahad, (31/8/2022), PC Fatayat NU Sumenep langsung disambut hangat oleh PC Fatayat NU Gresik. Dalam agenda kunjungan tersebut terlihat momen keakraban diantara keduanya.
Ketua PC Fatayat NU Sumenep, Nyai Hj. Dina Kamilia menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat tuan rumah. Ia pun mengutarakan maksud dan tujuan dari agenda kunjungan tersebut tidak lain untuk belajar guna meningkatkan kemampuan dalam menjalankan roda organisasi.
“Saya tak mampu berkata banyak. Kami bersilaturrahim ke sini memang ingin belajar dari dekat secara langsung, bagaimana PC Fatayat NU Gresik mengembangkan organisasinya hingga meraih beberapa prestasi dalam ajang kompetisi antar PC Fatayat NU se-Jawa Timur,” ungkapnya.
Momen keakraban PC Fatayat NU Sumenep dan Gresik terlihat saat keduanya saling berbagi pengetahuan, pengalaman dan strategi pengembangan organisasi. Dialog interaktif yang berlangsung gayeng dan seru membuat suasana forum semakin harmoni. Berbagai pertanyaan pun disampaikan PC Fatayat NU Sumenep.
Ketua PC Fatayat NU Gresik, Ainul Farodisa mengatakan bahwa badan otonom NU segmen pemudi yang ia nakhodai itu sering bersinergi dan berkolaborasi dengan banyak pihak di eksternal. Termasuk dengan pemerintah daerah setempat.
Beberapa program kerja yang sudah dijalankan maupun direncanakan, menurut Ainul, sapaan akrabnya, selalu melibatkan dan menggandeng pihak lain. Salah satunya program Kiswah Female dan Rumah Baca Nusantara.
“Salah satu program unggulan kami yakni Kiswah Female atau Kajian Islam Ahlussunah Wal Jama’ah khusus kalangan perempuan. Program ini dijalankan sejak tahun 2019. Ada pula program Rumah Baca Nusantara. Penerima manfaat program ini adalah anak-anak di lingkungan perumahan,” tambahnya.
Lebih lanjut ia juga menyampaikan bahwa antar sesama pengurus saling mendukung, tidak ada sekat di dalamnya. Meskipun penyelenggaraan program kerja dipetak sesuai divisi, namun tetap saling melengkapi.
“Ada banyak bidang dalam fatayat. Bidang-bidang ini tidak boleh bersikap bahwa bidang lain yang bukan bidangnya tak perlu ditangani. Tetapi saling dukung dan menjaga atmosfer kekompakan sangat perlu dimiliki,” pungkasnya.
Momen keakraban antar keduanya kembali terlihat di sesi akhir acara Studi Silaturrahim. Mereka melakukan swa-foto bersama guna mengabadikan momen bersejarah itu.
Sebelum sebelum meninggalkan kota Gresik. Rombongan kemudian menuju maqbarah pendiri Fatayat NU yang jarak tempuhnya tak jauh dari Kantor Fatayat NU Gresik.
Diketahui, Studi Silaturrahim itu merupakan program bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) PC Fatayat NU Sumenep.
Pewarta: Jhoe Mawar
Editor: Ibnu Abbas

