Kota, NU Online Sumenep
Kemampuan berbicara di depan orang banyak (public speaking) menjadi salah satu skill yang diinginkan banyak kalangan. Menjadi aktivis organisasi, pendidik, politisi, pebisnis, bahkan menjadi seorang ibu rumah tangga pun membutuhkan kemampuan berbicara yang mumpuni. Karena hal inilah, bidang Sosial Budaya (Sosbud) Pengurus Cabang (PC) Fatayat NU Sumenep yang digawangi Ningsih Hidayat mengadakan pelatihan Public Speaking pada Rabu (12/10/2022) di lantai 2 Kantor PCNU Sumenep.
Kegiatan ini merupakan kegiatan pertama dari 8 rangkaian kegiatan yang digagas PC Fatayat NU Sumenep dalam menyongsong 1 Abad NU dan juga peringatan Hari Santri Nasional yang akan terlaksana sebentar lagi.
Ketua PC Fatayat NU Sumenep, Nyai Hj Dina Kamilia dalam sambutannya menyemangati audien dengan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud kecintaan Fatayat NU pada negeri.
“Menjadi perempuan shalihah yang beramal ilmiah dengan tetap berpijak pada tradisi. Tentu harus membekali diri dengan berbagai skill dan pengetahuan, termasuk ilmu berbicara yang akan kita serap hari ini,” ujarnya.
Acara yang diikuti oleh perwakilan belasan PAC Fatayat NU se-Kabupaten Sumenep serta beberapa peserta dari luar Fatayat NU ini menghadirkan Novie Chamelia sebagai narasumber. Wanita asal Pamekasan ini memulai acara dengan kegiatan semacam game psyco yang membuat peserta semakin antusias.
Wanita yang akrab disapa Novie ini menegaskan bahwa hal terbaik yang perlu dimiliki seseorang untuk meningkatkan skill public speaking-nya adalah dengan menambah kemampuan beradaptasi dalam berhadapan dengan siapa pun.
“Siapa yang kita hadapi, karakternya, latar belakangnya, itu menjadi salah satu kunci penting bagaimana kita akan berbicara secara baik,” ungkap perempuan yang memperoleh gelar doktor sosiologi dari Unair Surabaya ini.
Acara yang dikemas dalam bentuk talkshow ini mampu menyedot fokus peserta maupun pengurus PC Fatayat NU Sumenep. Kemudian di akhir acara diadakan pembagian doorprize dari panitia dan narasumber bagi peserta yang dianggap baik hasil praktik public speaking-nya maupun yang pertanyaannya terpilih sebagai yang terbaik.
Pewarta: Joe Mawar
Editor: A. Warits Rovi

