Image Slider

Lewat Lokakarya, PCNU dan MWCNU se-Sumenep Dorong Optimalisasi Kinerja

Kota, NU Online Sumenep
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep menggelar Lokakarya Tata Kerja dan Khidmat Perkumpulan Nahdlatul Ulama. Kegiatan tersebut juga melibatkan Rais, Katib, Ketua, Sekretaris dan Bendahara Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Sumenep, di Hotel Asmi Kota Sumenep, Sabtu hingga Ahad, (22-23/07/2023).

Tak tanggung-tanggung, panitia penyelenggara mendatangkan sejumlah narasumber yang bersentuhan langsung dengan perumus produk peraturan perkumpulan NU. Diantaranya Nur Hidayat, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Ada pula Ishaq Zuabedi Raqib, Ketua Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) PBNU. Syaifullah, Pemimpin Redaksi NU Online Jatim sekaligus Pengurus LTN PWNU Jawa Timur. Juga KH Abdul Muqiet Arief, Pengasuh Pesantren Al-Falah Jember.

Ketua PCNU Sumenep, KH A Pandji Taufiq mengatakan bahwa Lokakarya tersebut dimaksudkan agar mampu meningkatkan keterampilan pengurus dalam mengelola perkumpulan. Sehingga nantinya mampu menggerakkan dan mengonsolidasi masyarakat.

Kendati demikian, sebelum jauh berbicara soal membangun keterampilan dan menggerakkan masyarakat, lanjut Kiai Pandji, para pengurus harus memiliki pemahaman betul terhadap produk peraturan perkumpulan. Sehingga sesuai dengan AD dan ART yang ada.

“Kita menargetkan, bagaimana bisa mengakses langsung informasi tentang AD ART perkumpulan dari PBNU,” ujar Kiai Pandji, sapaan lekatnya saat menyampaikan sambutan.

Dengan memiliki pemahaman mendasar terhadap produk peraturan perkumpulan, nantinya diharapkan NU bisa semakin bermanfaat untuk masyarakat. Tentu saja melalui ide-ide dan tangan-tangan kreatif setiap pengurusnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Abdul Hadi mengatakan bahwa Lokakarya tersebut dinilai penting sebagai wadah pembenahan, penguatan, pembinaan hingga pengawasan secara berkelanjutan. Sehingga perangkat perkumpulan bisa dioptimalkan dengan baik.

“Karena setiap produk peraturan harus ditaati dan dilaksanakan secara profesional. Karenanya perlu langkah konkret dalam memulai semua itu,” ungkapnya saat dikonfirmasi NU Online Sumenep.

Lebih lanjut, dirinya menyebut bahwa kegiatan Lokakarya Tata Kerja dan Khidmat Perkumpulan NU itu dilaksanakan dua tahap hingga Ahad besok. Harapannya tentu agar lebih maksimal dan kondusif. Melibatkan 24 pengurus inti di masing-masing MWCNU se-Sumenep.

“Pelaksanaan mandat, fungsi, peran dan tanggung jawab, serta tugas masing-masing kepengurusan di semua tingkatan harus bisa lebih dioptimalkan, sehingga NU bisa berjalan efektif, efisien dan berkelanjutan,” tandasnya.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga