Image Slider

RKH. Hamid Amjad: Islam Itu Elok dan Elegan

Ambunten, NU Online Sumenep
Rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Haul Sesepuh Desa, dan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI yang dipadukan dengan Inaugurasi Pimpinan Ranting GP Ansor Desa Tambaagung Tengah, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, berlangsung khidmat pada Jumat malam (15/8/2025).

Acara yang dipusatkan di sebelah barat Polindes Desa Tambaagung Tengah ini menghadirkan penceramah RKH. Hamid Amjad, serta sejumlah tokoh dari unsur pemerintah maupun organisasi masyarakat.

Dalam ceramahnya, RKH. Hamid Amjad menekankan pentingnya menjaga tradisi keagamaan yang diwariskan para ulama Nahdlatul Ulama. Menurutnya, peringatan Maulid, tahlil, maupun haul merupakan bagian dari identitas umat Islam di Nusantara yang harus dijaga.

“Andaikata tidak ada ulama NU yang berjuang sejak dulu, mustahil akan ada peringatan Maulid Nabi di masyarakat, tidak akan ada tradisi tahlil, bahkan bisa jadi makam-makam para sesepuh kita dimusnahkan,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa ilmu dan ulama adalah cahaya bagi umat. Namun, cahaya tersebut hanya bermanfaat jika benar-benar mampu menyinari seluruh lapisan masyarakat.

“Ilmu itu cahaya, ulama itu bagaikan lampu. Bukan hanya ruang tamu yang butuh lampu, tapi dapur, bahkan kamar mandi yang kotor pun butuh cahaya. Maka dakwah harus menyentuh semua kalangan, termasuk mereka yang terjebak di jalan keliru agar bisa kembali kepada kebaikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, RKH. Hamid Amjad menekankan bahwa Islam adalah agama yang multikultural. Karena itu, tradisi dan budaya lokal perlu dihargai dan dirawat. “Islam itu elok, Islam itu elegan,” pungkasnya.

Sejumlah tokoh turut memberikan sambutan dan mengapresiasi acara ini. Camat Ambunten, Suryadi Irawan dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan ini adalah wujud cinta masyarakat kepada bangsa dan negara.

“Mari kita perkokoh persatuan dan kesatuan, jangan mau dipecah belah. Tingkatkan etos kerja, lakukan hal-hal positif. Ansor adalah motornya NU, jadi harus terus bergerak dan bergeraknya pun harus terarah,” ujarnya.

Sementara itu, KH. Qumri Rahman, Ketua PC GP Ansor Sumenep, menekankan pentingnya berlomba dalam kebaikan sebagaimana teladan para ulama dan sahabat Nabi.

“Pendiri NU, Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari, selalu berada di depan dalam menjalankan perintah gurunya. Inilah teladan bahwa kunci kesuksesan adalah berlomba dalam kebaikan, sebagaimana firman Allah fastabiqul khairat,” jelasnya.

Adapun Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan GP Ansor dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan tersebut.

“Acara ini merupakan kolaborasi berbagai kalangan untuk membangun desa melalui kegiatan berbasis keagamaan. Insyaallah tahun depan kita akan menghadirkan KH. Kholil As’ad dari Situbondo, semoga terlaksana dengan baik,” ungkapnya.

Acara yang berlangsung meriah dan penuh kekhidmatan ini dihadiri ratusan jamaah dari berbagai kalangan masyarakat, sebagai bentuk kebersamaan dalam menjaga tradisi keagamaan, kebangsaan, dan semangat perjuangan.

Pewarta: M. RIfaki

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga