Image Slider

Multaqa dan Haul Muassis Pesantren Al-Is’af, KH Ali Fikri: Alumni Harus Perkuat Ikatan Rohani dengan Guru

Guluk-Guluk, NU Online Sumenep

KH Muhammad Ali Fikri, Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa Guluk-Guluk menegaskan bahwa alumni PP Al-Is’af Kalabaan Guluk-Guluk harus terus memperkuat ikatan rohani dengan guru sebagai fondasi utama dalam melanjutkan perjuangan pesantren.

Hal tersebut disampaikannya saat mengisi mauidhah hasanah dalam acara Multaqa Ke-9 dan Haul Ke-XVI Muassis PP Al-Is’af Kalabaan KH Muhammad Habibullah Rais yang digelar oleh Robithoh Mutakhorriji Al-Ma’hadi Asy-Syar’ie Al-Is’af (ROMSYIS) di Pondok Pesantren Al-Is’af, Selasa (05/05/2026).

Kiai Ali Fikri mengibaratkan alumni seperti baterai yang dapat melemah jika tidak diisi ulang. Oleh karena itu, alumni harus senantiasa “mengecas” diri dengan menyambung kembali hubungan rohani kepada guru.

“Alumni itu ibarat baterai lowbat. Maka harus dicas kembali dengan cara menyambung ikatan rohani kepada guru agar semangat perjuangan tetap hidup,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kecintaan kepada guru merupakan kunci keberkahan ilmu. “Hubungan batin yang kuat dengan guru tidak hanya menjaga semangat perjuangan, tetapi juga menjadi jalan meraih kebahagiaan dunia dan akhirat,” tegasnya.

Guru Madrasah Aliyah 1 Annuqayah Guluk-Guluk ini juga mengenang sosok KH Habibullah Rais sebagai ulama yang inovatif di masanya. Menurutnya, salah satu terobosan beliau adalah membangun kompolan yang melibatkan kaum perempuan sebagai basis dakwah dan pendidikan generasi.

“Beliau membentuk kompolan yang berisi kaum wanita. Dari merekalah akan lahir generasi yang dididik. Di sana juga menjadi media dakwah yang efektif,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa metode dakwah kreatif semacam itu juga telah dicontohkan oleh Wali Songo yang menyebarkan Islam melalui pendekatan seni dan budaya.

Di era saat ini, lanjutnya, dakwah juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk melalui media sosial.

“Sekarang dakwah bisa dilakukan melalui media sosial. Ini bagian dari ikhtiar menyesuaikan dengan perkembangan zaman,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Kiai Ali Fikri menyampaikan bahwa KH Habibullah Rais sangat mengapresiasi alumni yang terjun langsung mengajar dan mengabdi di tengah masyarakat.

Menurutnya, pengabdian tersebut merupakan wujud nyata dari keberhasilan pendidikan pesantren. Ia juga mengajak para alumni untuk aktif dalam Romsyis sebagai wadah melanjutkan perjuangan sang muassis.

“Dengan bergabung di Romsyis, alumni bisa menjadi kepanjangan tangan ruh perjuangan KH Habibullah Rais dan mengambil peran di segala bidang kehidupan masyarakat,” katanya.

Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk ini juga menekankan pentingnya kehadiran pesantren di tengah tantangan dekadensi moral yang terjadi saat ini.

Ia berharap Al-Is’af mampu tampil sebagai solusi dan memberikan arah bagi masyarakat. “Al-Is’af harus hadir di tengah dekadensi moral masyarakat. Pesantren harus menjadi solusi,” pungkasnya.

Editor: Abdul Warits

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga