Image Slider

PUISI-PUISI ZAINUL HASAN

PEREMPUAN DI TANGAN SANG NABI

Di padang pasir yang angkuh membatu
Saat perempuan dianggap noda di masa lalu
Datanglah Nur dengan lembut menyapa
Mengangkat derajat memuliakan rupa

“Wahai Anjasyah, pelan-pelanlah.

Wahai Anjasyah, berlemah lembutlah

dengan gelas-gelas kaca (kaum perempuan)”

Begitulah Nabi bersabda

Pesan cinta untuk jiwa-jiwa berharga
Bukan untuk mematahkan, bukan pula merendahkan
Namun merawat dengan kasih dan penuh pengertian

Perempuan adalah belahan jiwa laki-laki
Diciptakan sejajar, setara dalam mengabdi
Di hadapan-Nya, tak ada beda mulia
Kecuali ketaqwaan yang tertanam dalam dada

Engkau angkat derajat ibu, isteri, dan putri
Menjadikan mereka saksi tegaknya budi pekerti
Kaca yang rapuh, Nabi jadikan permata
Dilindungi, dihargai, dimuliakan sepanjang masa

15 Pebruari 2025

TANAH MENANGIS

Di sini dulu hijau membentang
Tempat akar menyapa cacing tanah
Kini berubah jadi cakar raksasa

Mengoyak perut bumi tanpa jeda

Hutan tumbang, kayu-kayu tumbang
Bumi disayat tambang-tambang menganga
Sungai jernih berganti coklat mati
Saksi bisu rakusnya ambisi

Area pinggir pantai dulunya indah

Kini berantakan tak beraturan

Membentuk baris-baris tambak

Menyisakan bau amis menyengat

Tanah-tanah subur kini merana
Tergusur beton bangunan raksasa

Burung-burung terusir entah kemana

Bencana sosial-ekologis merajalela tak tertahan

Adakah hati masih tersisa

Di balik deru mesin-mesin penghancur tanah

Ataukah kita sedang menunggu bumi mati

Lalu membeli udara dengan harga tinggi?

22 Oktober 2021

Zainul Hasan adalah sekretaris PCNU Sumenenep masa khidmat 2020-2025.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga