Image Slider

Wakil Rais Ranting NU di Lenteng Bahas Keutamaan Tobat

Lenteng, NU Online Sumenep

Wakil Rais Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Lembung Barat, Lenteng KH Abd Warits Aziz menuturkan bahwa tobat mengandung banyak keutamaan serta salah satu jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Hal tersebut disampaikannya saat mengisi pengajian rutin bulanan kitab Al-Minahus Saniyah PRNU Lembung Barat, Lenteng di Kediaman K Moh Ilyas Naufal, Senin (18/05/2026).

Menurut Kiai Abd Warits manusia sebagai makhluk yang penuh kekurangan tidak pernah lepas dari kesalahan dan dosa sehingga harus senantiasa memperbanyak istighfar dan tobat.

“Sebagai manusia, kita pasti memiliki salah dan dosa. Karena itu, jangan pernah lelah memperbanyak tobat kepada Allah SWT,” tuturnya di hadapan pengurus dna anggota PRNU Lembung Barat.

Ia menjelaskan bahwa tobat bukan hanya dilakukan ketika seseorang melakukan dosa besar, tetapi harus menjadi kebiasaan setiap muslim dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan memperbanyak tobat, maka keutamaanya hati akan menjadi lebih tenang dan kehidupan lebih dekat dengan keberkahan,” jelasnya.

Pengasuh PP Al-Azizy As-Salafi Lembung Barat ini juga menekankan pentingnya istiqamah dalam bertobat, terutama bagi umat Nabi Muhammad SAW yang diberikan banyak kemudahan dan kasih sayang oleh Allah SWT.

“Istiqamah dalam tobat itu sangat penting. Orang yang terus menjaga tobat dan zuhud terhadap dunia, maka maqamnya akan langsung dinaikkan oleh Allah SWT,” jelasnya.

Selain itu, ia mengingatkan jamaah agar menjaga anggota tubuh, terutama mata dan lisan, dari perkara-perkara yang dapat mengotori hati dan merusak nilai tobat seseorang.

“Kalau sedang bertobat, maka pandangan mata dan ucapan lisan juga harus dijaga. Jangan sampai kita masih mudah melihat dan membicarakan hal-hal yang tidak baik,” ungkapnya.

Dalam pengajian tersebut, Alumni PP Al-Is’af Kalabaan Guluk-Guluk ini mengajak jamaah untuk bersyukur karena umat Nabi Muhammad SAW masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk memperbaiki diri ketika melakukan kesalahan.

“Kalau umat Bani Israil dahulu berbuat dosa, mereka langsung mendapat hukuman. Sedangkan kita masih diberi waktu dan kesempatan untuk bertobat kepada Allah SWT,” katanya.

Ia menilai kesempatan tersebut merupakan bentuk kasih sayang Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad SAW sehingga harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ibadah.

“Mari perbanyak tobat dan shalawat. Semoga kita semua mendapatkan ridha Allah SWT dan syafaat Rasulullah SAW di dunia maupun akhirat,” pungkasnya.

Pengajian kitab menjadi salah satu agenda rutin PRNU Lembung Barat sebagai upaya memperkuat pemahaman keagamaan dan menjaga tradisi keilmuan di tengah masyarakat.

Editor: Abdul Warits

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga