Ketua MWCNU Pasongsongan, K. Ach. Riyadi, menegaskan pentingnya menjaga tata kelola organisasi dan memperkuat peran Syuriah dalam tubuh Nahdlatul Ulama. Hal itu disampaikannya dalam acara pelantikan pengurus MWCNU Pasongsongan di Kantor MWCNU Pasongsongan, Senin (8/6/2026).
Dalam sambutannya, ia mengungkapkan bahwa pelantikan kali ini menghadirkan dua suasana sekaligus, yakni kebahagiaan dan kesedihan.
“Pelantikan ini membahagiakan karena menjadi momentum melanjutkan perjuangan organisasi. Namun di sisi lain juga membawa duka karena salah satu pengurus terbaik kita, K. Fajar yang menjabat sebagai Wakil Rais MWCNU Pasongsongan, telah lebih dahulu dipanggil Allah SWT,” ujarnya.
K. Riyadi menjelaskan bahwa dalam struktur Nahdlatul Ulama, Syuriah merupakan pemegang otoritas tertinggi organisasi, sedangkan Tanfidziyah bertugas menjalankan kebijakan dan keputusan yang telah ditetapkan.
Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus ranting untuk senantiasa menjaga komunikasi dan koordinasi dengan jajaran Syuriah.
“Kepada seluruh pengurus ranting, jangan pernah meninggalkan Syuriah. Kita membutuhkan kritik yang konstruktif untuk membangun MWCNU Pasongsongan agar semakin maju,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga memperkenalkan sistem manajemen keuangan digital yang telah diterapkan MWCNU Pasongsongan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan organisasi.
Menurutnya, sistem tersebut dapat diakses oleh berbagai pihak, termasuk PCNU Sumenep, sehingga pengelolaan keuangan organisasi dapat dipantau secara terbuka.
Sementara itu, Camat Pasongsongan, Fariz Aulia Utomo, menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus baru MWCNU Pasongsongan.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Pasongsongan, kami mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus MWCNU Pasongsongan. Ini pengurus baru dengan semangat dan pengalaman yang sudah teruji,” ujarnya.
Ia berharap sinergi yang selama ini terjalin antara pemerintah kecamatan dan Nahdlatul Ulama dapat terus diperkuat demi kemajuan masyarakat Pasongsongan.
“Kami berharap kerja sama yang selama ini terbangun dapat terus dilanjutkan demi kemajuan masyarakat Pasongsongan,” katanya.
Pelantikan pengurus MWCNU Pasongsongan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempererat sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat dalam mewujudkan kemaslahatan bersama.

