Bata-Bata, NU Online Sumenep
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan santri Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata. Laikeh Amaliyyah, siswi MA Mambaul Ulum Bata-Bata 1, berhasil meraih Juara III pada Lomba Cipta Puisi tingkat se-Madura yang diselenggarakan secara daring oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Harokah Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan.
Hasil perlombaan tersebut diumumkan pada 7 April 2026 lalu. Keberhasilan Laikeh menjadi bukti bahwa kehidupan di pesantren tidak menjadi penghalang bagi santri untuk terus mengembangkan potensi di bidang literasi dan kepenulisan.
Kecintaan Laikeh terhadap dunia membaca dan menulis menjadi modal utama dalam mengikuti kompetisi tersebut. Meski disibukkan dengan aktivitas belajar dan mengaji di pesantren, ia tetap berupaya membagi waktu agar dapat mempersiapkan karya terbaiknya.
Awalnya, Laikeh mengetahui informasi lomba ketika masih berada di pesantren. Meskipun Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata menyediakan fasilitas internet bagi santri, ia memilih menunggu waktu yang lebih memungkinkan agar tidak mengganggu aktivitas belajar dan ibadah di pesantren.
Kesempatan itu datang saat libur Ramadhan. Selama berada di rumah, ia menyelesaikan penulisan puisinya sekaligus mengirimkan karya melalui sistem pendaftaran daring sebelum batas akhir pengumpulan.
Pengalaman tersebut menjadi tantangan baru bagi Laikeh. Pasalnya, lomba ini merupakan kompetisi kepenulisan pertama yang pernah diikutinya.
Setelah masa liburan berakhir, Laikeh kembali menjalani aktivitas seperti biasa di pesantren. Ia tidak banyak berharap terhadap hasil lomba hingga akhirnya menerima kabar bahwa puisinya berhasil meraih Juara III tingkat se-Madura.
Prosesi penyerahan penghargaan dilaksanakan di Kampus IAI Al-Khairat Pamekasan. Pada kesempatan tersebut, pihak Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata memberikan dukungan penuh dengan memfasilitasi keberangkatan para delegasi menggunakan kendaraan pesantren.
Laikeh hadir didampingi dua pembimbingnya, yakni Lause Kiki dan Ms. Laila, yang selama ini aktif membina organisasi otonom di MA Mambaul Ulum Bata-Bata 1.
Bagi Laikeh, penghargaan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan menulis. Ia berharap prestasi yang diraihnya dapat menginspirasi santri lain agar tidak ragu mengikuti berbagai kompetisi sesuai minat dan bakat yang dimiliki.
Prestasi ini juga menunjukkan bahwa budaya literasi di lingkungan pesantren terus berkembang. Dengan dukungan lembaga pendidikan, pembimbing, serta kemauan untuk terus belajar, santri mampu bersaing dan berprestasi di berbagai ajang akademik maupun nonakademik tanpa meninggalkan nilai-nilai kepesantrenan.

