Image Slider

Usung Tema Literasi Digital, Lubtara Putri Gelar Pelatihan Kepenulisan Intensif

Guluk-Guluk, NU Online Sumenep

Mengusung tema literasi digital untuk membekali para santri menghadapi arus informasi, Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Utara (Lubtara) Putri Guluk-Guluk Sumenep menggelar Pelatihan Kepenulisan Intensif.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Divisi Penerbitan ini bertempat di mushalla setempat dan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis-Sabtu, (03-05/09/2026).

Kegiatan yang bertajuk ‘Menulis untuk Masa Depan: Literasi Sebagai Navigasi Di Tengah Dinamika Informasi Digital’, menghadirkan sejumlah narasumber kompeten yang materinya disesuaikan langsung dengan kebutuhan dunia kepenulisan masa kini.

Ketua Panitia Pelatihan Kepenulisan Lubtara Putri St. Vania Istiqomah Helga, dalam sambutannya menekankan pentingnya esensi di balik sebuah tulisan bagi para santri di era digital.

“Menulis bukan sekadar tentang merangkai kalimat-kalimat indah atau menguasai tatanan bahasa. Tapi menulis adalah cara kita bersuara, bagaimana dia membagikan perspektifnya kepada dunia dan mengikat ingatan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa harapan besar disematkan pada kegiatan ini bukan sekadar mencetak penulis instan dalam waktu singkat

“Melainkan juga membuka ruang seluas-luasnya bagi para santri untuk memulai serta mengasah kembali keberanian jemari mereka dalam menuangkan gagasan di atas kertas maupun papan ketik,” tambahnya.

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan materi mendalam dari berbagai narasumber ahli di bidangnya.

Kegiatan diawali dengan penyajian materi Stadium General bersama M Dhorivan Nabil, Teknik Penulisan Cerpen oleh Ning Zilvia Jamila, Teknik Penulisan Hasil Wawancara oleh Ach Salman Syam, Teknik Penulisan Puisi oleh Asy’ari Khotib, Teknik Penulisan Esai, Opini, dan Artikel oleh Moch Hafidz Fitratullah, Teknik Penulisan Resensi oleh Moh Tamimi, serta Teknik penulisan EBI oleh Hosnol Khotimah.

Selain materi kreatif tersebut, peserta juga dibekali pemahaman teknis jurnalistik dan reportase secara komprehensif.

“Dalam sesi penulisan berita, peserta mempelajari proses pembuatan berita secara profesional melalui empat tahapan penting: News Planning (perencanaan berita), News Hunting (pengumpulan data/berita), News Writing (penulisan berita), serta News Editing (pengeditan berita),” pungkas St. Vania Istiqomah Helga.

Editor: Moh Khoirus Shadiqin

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga