Guluk-Guluk, NU Online Sumenep
Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri Guluk-Guluk Sumenep menggelar kegiatan Maulid Al-Rasul dan Penutupan Semarak Lomba Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di halaman pesantren, Senin (17/08/2026).
Kegiatan tersebut menjadi puncak rangkaian perlombaan yang sebelumnya diikuti para santri dalam menyemarakkan dua momentum penting tersebut.
Ketua Panitia Maulid Al-Rasul dan Semarak HUT ke-81 RI, Ustazah Faizah Aulia Syafira menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan rangkaian kegiatan.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan ini,” tuturnya.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat kebersamaan di kalangan santri.
“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan ini dapat memberikan manfaat, memperkuat ukhuwah, serta menumbuhkan semangat para santri untuk terus berprestasi dan mencintai bangsa,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri, Ustazah Faizatin mengatakan bahwa perayaan tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan dua nilai besar, yakni risalah Islam dan semangat kemerdekaan.
“Risalah agama Islam yang dibawa Rasulullah SAW dan kemerdekaan sebagai bangsa sama-sama mengajarkan kepada kita tentang pentingnya pembebasan manusia,” pungkasnya.
Ia juga menegaskan terkait pentingnya menjadikan momentum tersebut sebagai bagian dari pendidikan karakter santri.
“Kegiatan seperti ini penting untuk membentuk santri yang tidak hanya kuat dalam keilmuan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap sesama, cinta tanah air, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Rangkaian kegiatan Maulid Al-Rasul dan Penutupan Semarak HUT ke-81 RI ini dimulai dengan tawasul, shalawat nabi, sambutan, pemberian hadiah lomba, sowan pengasuh, dan makan raya.
Acara penutupan dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri Nyai Hj Shafiyah A Warits, Nyai Athirah An-Nufus, pengurus, dan seluruh santri Lubangsa Putri.

