Image Slider

Santri Tarbiyatul Islamiyah Pragaan Dibekali Pemahaman Ekologi Berbasis Al-Qur’an

Pragaan, NU Online Sumenep

Guna menumbuhkan kesadaran sejak dini terhadap kelestarian alam, para santri di Pondok Pesantren Tarbiyatul Islamiyah Pakamban Daya, Pragaan dibekali pemahaman ekologi berbasis Al-Qur’an melalui seminar yang diinisiasi oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 07 Universitas Annuqayah (UA) Guluk-Guluk, Sumenep, Rabu (02/09/2026).

Ketua KKN Posko 07 UA, Faidatur Rohmah mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran ekologis generasi muda melalui perspektif Islam.

“Para peserta diajak memahami bahwa pelestarian alam bukan sekadar urusan kebersihan fisik, melainkan wujud tanggung jawab moral manusia sebagai khalifah di bumi yang hidup berdampingan dan bergantung pada alam sekitar,” jelasnya.

Seminar ini menghadirkan tokoh sastrawan dan akademisi, K M Faizi sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa anugerah akal pikiran yang diberikan kepada manusia harus diiringi dengan kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan.

“Kita sebagai insan yang berpikir maka kita harus bertanggung jawab dan peduli kepada lingkungan, selain itu kita masih bergantung pada alam sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Posko 07 UA Ulya Fikriyati yang hadir sebagai panelis, memperkuat materi seminar dengan mengkaji pelestarian alam dari sudut pandang teologis.

Ia merujuk pada Al-Qur’an Surat Al-A’raf ayat 56 yang secara tegas melarang manusia berbuat kerusakan di muka bumi setelah diciptakan dengan baik.

“Melalui bedah ayat ini, kita sadari bahwa kebiasaan sederhana sehari-hari seperti membuang sampah pada tempatnya dan menghindari perusakan alam merupakan manifestasi nyata dari keimanan dan tanggung jawab keislaman,” terangnya.

Dosen Program Pascasarjana Universitas Annuqayah ini berharap para peserta dapat menginternalisasi nilai-nilai ekologi Islam.

“Kami juga berharap, agar para peserta bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, pesantren, maupun di tengah masyarakat luas,” pungkasnya.

Editor: Abdul Warits

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga