Batuan, NU Online Sumenep
Sebagai jam’iyah sosial keagamaan, sudah seharusnya NU tidak hanya memikirkan amaliyah keagamaan saja, tapi juga memiliki perhatian utama pada sektor kesehatan masyarakat.
Menyadari hal tersebut, maka pada hari Sabtu (27/02/2021) bertempat di kantor NU Sumenep dibentuklah Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama, disingkat PDNU. Rapat yang dihadiri jajaran harian PCNU dan jajaran dokter Ketua PDNU Sumenep memercayakan posisi ketua kepada dr. As’ad, Sekretaris dr. Fita dan Bendahara dr. Fauzi.
PDNU diharapkan menjadi wadah silaturrahim para dokter NU di Kabupaten Sumenep guna mengelola sumber daya manusia di bidang kesehatan, terutama wadah bagi lulusan perguruan tinggi kesehatan atau kedokteran, agar nantinya dapat mengabdikan dirinya bagi peningkatan kesehatan warga.
Ketua PCNU Sumenep KH. A. Panji Taufiq pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa PCNU Sumenep terus berikhtiar untuk mengonsolidasi segenap potensi demi melayani warga secara maksimal, termasuk berikhtiar dengan terbentuknya PDNU.
“Dengan terbentuknya PDNU pelayanan di sektor kesehatan diharapkan kedepannya semakin tumbuh dan berkembang,” ungkap beliau dalam sambutan.
Terbentuknya PDNU di kabupaten Sumenep ini juga menandai geliat bangkitnya perhatian NU pada masalah kesehatan masyarakat jelang usia NU yang sudah memasuki satu abad. Serta menjadi bukti mulai terhimpunnya potensi sumber daya kedokteran di lingkungan Nahdlatul Ulama yang berjiwa Ahlus sunnah Wal-jama’ah An-nahdliyah, berprilaku moderat dalam memahami masalah keagamaan dan sosial kesehatan.
Pewarta : Zubairi Karim
Editor: A. Warits Rovi

