Giliraja, NU Online Sumenep
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Giliraja terus berupaya membangun konsolidasi antar struktur NU. Hal ini dilakukan saat Turba ke Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Banmaleng tepat di acara Lailatul Ijtima’ dan Khataman Maulid Al-Diba’i, pada Senin malam (31/5/2021).
Jajaran pengurus MWCNU Giliraja menghadiri acara yang bertempat di kediaman salah seorang anggota ranting, Edy Sunaidi, di desa setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Miftahul Munir, Wakil Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur. Pengurus MWCNU dan Ranting serta anggota rutinan Lailatul Ijtima’.
Ustadz Ach. Fauzan, Ketua MWCNU Giliraja saat memberikan sambutan meminta agar penguatan ranting terus diupayakan. Hal tersebut juga menjadi tekadnya untuk meningkatkan kualitas Jam’iyyah. Salah satunya melalui rutinitas mingguan atau kompolan yang diisi dengan kegiatan-kegiatan sosial keagamaan.
“Saya berharap kepada Pengurus Ranting, hendaknya meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan, baik rutinitas maupun insidental. Terlebih, momentum menyambut Tahun Baru Hijriyah, Ranting NU Banmaleng sebisa mungkin ambil bagian dengan berbagai macam kegiatan yang banyak menebar manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Ustadz Fauzan menambahkan bahwa akan berdampak positif, baik kepada internal organisasi maupun masyarakat secara umum. Salah satu manfaat yang bisa didapatkan adalah jalinan silaturrahim dan kedekatan emosional antar sesama. Bahkan rutinitas Lailatul Ijtima’ tersebut juga menanamkan kecintaan terhadap Baginda Rasulullah SAW.
“Lailatul Ijtima ini penting untuk terus dilaksanakan secara istiqomah, menjalin keakraban antarpengurus bersama nahdliyyin. Apalagi dalam forum ini diisi dengan Khataman Maulid Al-diba’ei, membacakan sejarah nabi Muhammad. Kalau silaturahmi dapat memperluas rizki, maka dengan membaca maulid al-diba’ei insyaallah akan mendapatkan syafaat,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Ustadz Moh. Rasul Al-amien, Ketua PRNU Desa Banmaleng menyatakan kesiapan dirinya untuk menghidupkan kegiatan ranting. Pihaknya juga bertekad akan terus berupaya meningkatkan semangat pengabdian pengurus dalam berjuang di NU. Baik di bidang keagamaan maupun gerakan sosial.
“InsyaAllah kami para pengurus ranting siap menjalankan arahan MWC NU Giliraja, menghidupkan kegiatan NU di ranah sosial serta kegiatan keagamaan. Kita punya kas anggota, dan siap untuk ditasarufkan, khususnya menjelang tahun baru hijriyah atau Muharrom,” ucapnya.
Lebih jauh, Miftahul Munir, Wakil Sekretaris PW GP Ansor Jatim dalam kesempatan itu mengungkapkan bahwa kegiatan rutinitas di tingkat ranting perlu untuk terus dilestarikan, dan bahkan dikembangkan. Sebab kuatnya basis NU di tingkat akar rumput akan menjadi benteng pertahanan ideologi Ahlussunnah Wal Jama’ah an-Nahdliyah.
“Alhamdulillah, saya senang sekali melihat keaktifan PRNU Desa Banmaleng. Kegiatan seperti ini akan mampu menguatkan silaturahmi. Saya berharap agar keberadaan PRNU ini betul-betul menjadi kekuatan Nahdliyin di akar rumput, sebagai benteng Ahlussunnah Wal Jama’ah an-Nahdliyah,” pungkasnya.
Editor: Ibnu Abbas

