Mojokerto, NU Online Sumenep
Sebanyak 21 mahasiswa asal Sumenep resmi lolos Beasiswa Nasional Full Asrama Pergunu Tahun 2026 jenjang S1 dan S2 di Universitas KH Abdul Chalim (UAC) Pacet Mojokerto. Prosesi penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua PC Pergunu Sumenep di UAC Pacet Mojokerto, Rabu (09/10/2026).
Ketua Pergunu Sumenep, Muhammad Shaleh, menjelaskan bahwa Beasiswa yang diberikan Pimpinan Pusat (PP) Pergunu ini bukan sekadar bantuan biaya kuliah dan asrama, melainkan investasi kader untuk masa depan Sumenep.
“Jangan hanya berpikir kuliah gratis. Ini adalah amanah organisasi dan amanah umat,” tegas Sholeh.
Sholeh meminta para mahasiswa menjaga marwah sebagai duta Sumenep, baik dari segi akhlak maupun kedisiplinan selama tinggal di asrama Pondok Pesantren Amanatul Ummah. Ia juga berharap mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menguasai ilmu sesuai bidang masing-masing, bukan sekadar mengejar gelar akademik.
Menurutnya, hal terpenting dari program beasiswa tersebut adalah kesiapan para penerima untuk kembali ke daerah dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU).
“Kalian adalah duta Sumenep. Jaga nama baik daerah, fokus belajar, dan kuasai ilmu. Setelah lulus, kalian kami harapkan kembali untuk mengabdi membangun Sumenep,” pesannya.
Perlu diketahui, sebanyak 21 penerima beasiswa tersebut terdiri atas 14 mahasiswa jenjang S1 dan 7 mahasiswa jenjang S2. Mereka akan menempuh berbagai program studi, di antaranya Pendidikan Bahasa Arab, Hukum Keluarga Islam, Manajemen Pendidikan Islam, dan Perbankan Syariah.
Dalam proses keberangkatan, mereka juga didampingi sejumlah mahasiswa senior yang telah lebih dahulu menerima beasiswa Pergunu pada tahun-tahun sebelumnya dan menempuh studi di UAC Mojokerto.
Sekedar informasi, Beasiswa Nasional Pergunu merupakan program unggulan PP Pergunu yang memberikan pembiayaan penuh selama masa studi. Program ini diharapkan menjadi salah satu upaya mencetak sumber daya manusia unggul yang kelak dapat berkontribusi bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan pendidikan di daerah asal.

