Kota, NU Online Sumenep
Dewan Kesenian Sumenep (DKS) mengagendakan penyelenggaraan Festival Kesenian Tradisi Islam Nusantara (Faskara) tahun 2022 ini. Guna memaksimalkan hal itu, DKS melakukan silaturahim dan koordinasi dengan Bupati Sumenep Ach Fauzi, di Mandapa Joko Tole Kompleks Keraton Sumenep, Selasa (16/08/2022).
Ketua DKS periode 2022-2027, Turmudi mengatakan, pihaknya menghadap Bupati Sumenep terkait beberapa hal, di antaranya silaturahim pengurus DKS dan penyampaian agenda kegiatan Faskara yang direncanakan digelar selama tiga bulan sejak Oktober-Desember 2022.
“Kami menginisiasi penyelenggaraan Festival Kesenian Tradisi Islam Nusantara sebagai bentuk pembinaan dan distribusi seniman Sumenep dalam bentuk pagelaran. Rencana Faskara ini akan dibarengi dengan gawe Hari Santri pada 22 Oktober 2022 mendatang,” katanya.
Turmidi menambahkan, dalam rangkaian Faskara nantinya akan digelar Harmoni Nada Santri pada 22 Oktober 2022, Pameran Seni Rupa dan Lelang Karya pada 15-30 November 2022 yang dibarengi dengan kegiatan Seniman Wicara.
Selain itu, ada Festival Teater Pesantren pada 2-4 Desember 2022 dan dibarengi dengan Diskusi Penciptaan, dan puncaknya ialah Anugerah Bindara Saod pada 10 Desember 2022 mendatang.
“Pada penutupan ini juga dihadirkan agenda Ruddat Fashion Performance, Sampak Hizieb, Launching Katalog Seni Rupa, dan Launching Antologi Puisi,” ungkapnya.
Sementara Bupati Sumenep, Ach Fauzi mengapresiasi langkah DKS tersebut. Bupati Fauzi mengaku sangat mendukung kegiatan tersebut dengan catatan berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait.
“Saya mengamanatkan DKS untuk berkoordinasi dengan pihak terkait atas penyelenggaraan Faskara ini,” kata Fauzi.
Bupati Fauzi berpesan, agar DKS ke depan tidak hanya melakukan agenda kesenian yang bersifat pagelaran, tetapi juga melakukan pemberdayaan dan pembinaan ke komunitas kesenian dan sekolah.
“Upayakan nanti DKS juga dapat memberdayakan dan membina komunitas-komunitas kesenian dan sekolah-sekolah,” pungkasnya.
Editor: Ibnu Abbas

