Bluto, NU Online Sumenep
A Rofik guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan M Ubaidillah guru Madrasah Aliyah (MA) Nurul Islam Karang Cempaka, Bluto, Sumenep meraih gelar magister di Program Studi (Prodi) Manajemen Pendidikan Islam Institut Pesantren KH Chalim Pacet, Mojokerto, Ahad (11/09/2022) yang lalu.
A Rofik bersyukur atas kelulusannya, mengingat kondisi ekonomi yang masih dibawah rata-rata. Berkat doa, dukungan orang tua, istri dan anaknya bisa menyelesaikannya dengan baik.
Ketua Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Sumenep berjanji akan mengamalkan, membaktikan ilmunya dan berkhidmat kepada umat melalui jam’iyah.
“Bagi setiap mukmin, menuntut ilmu bagian dari kewajiban. Kami melanjutkan pendidikan ke strata 2, ingin memberikan kenangan dan motivasi pada anak, murid dan keluarga besarnya. Artinya, semangat ini kami tanamkan pada mereka semua,” tutur Wakil Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Giliraja itu.
Sementara itu, M Ubaidillah merasa senang dan berjanji akan mengamalkan ilmu yang ia peroleh di bangku perkuliahan pascasarjana.
Wakil Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Bluto itu berharap penelitiannya bermanfaat pada masyarakat, khususnya lembaga pendidikan.
“Kami mengajak kepada seluruh guru untuk meningkatkan kompetensinya. Jika ada kesempatan kuliah, kami berharap santri terinspirasi dengan perjuangan ini,” tandasnya saat dikonfirmasi NU Online Sumenep, Senin (12/09/2022).
Diketahui, penelitian A Rofik membahas ‘Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Mengembangkan Mutu Pendidikan di Pulau Giliraja Giligenting Sumenep’. Sedangkan M Ubaidillah ‘Implementasi Supervisi Akademik dalam Meningkatkan Kompetensi Guru di MA Nurul Islam Karangcempaka Bluto Sumenep’.
Editor : Firdausi

