Image Slider

Forum Sumenep Hijau Pertegas Tolak Fosfat, Begini Isi Deklarasinya

Ambunten, NU Online Sumenep

Sekumpulan tokoh agama dan kiai yang tergabung dalam Forum Sumenep Hijau (FSH) kembali menggelar deklarasi penolakan atas tambang fosfat dan pengrusakan lingkungan lainnya. Deklarasi lanjutan tersebut dipusatkan di Pondok Pesantren As-Sadad, Ambunten, Sumenep, Rabu (31/3/2021).

Deklarasi tersebut menghasilkan beberapa poin kesepakatan, yang akan dimaklumatkan kepada pemangku kebijakan Kabupaten Sumenep, khususnya Bupati. Direncanakan hal tersebut akan diserahkan hari ini, Kamis (01/04/2021), serta akan dilakukan Memorandum of Understanding (MoU), kepada Bupati Sumenep.

Pernyataan sikap tersebut ditanda-tangani oleh KH Thaifur Ali Wafa, KH Hafidzi Syarbini, dan K M Ainul Yaqin. Sebagaimana yang dibacakan oleh KH Moh Naqib Hasan, pernyataan sikap ini berbunyi:

  1. MENOLAK segala bentuk aktivitas penambangan di KAWASAN BENTANG ALAM BATU KARST (KBAK) di Kabupaten Sumenep, karena disamping kawasan batu karst merupakan kawasan lindung, juga aktivitas penambangan akan mengakibatkan hancurnya karst sebagai tandon air yang akan menyebabkan kekeringan di musim kemarau dan banjir di musim penghujan, mengganggu situs atau tempat-tempat yang dikeramatkan oleh masyarakat, penyusutan lahan pertanian, rusaknya habitat flora-fauna, serta dampak sosial-ekologis lainnya.
  2. Masyarakat belum siap dan tidak memiliki kemampuan untuk memulihkan kerusakan yang akan timbul akibat penambangan.
  3. Mengajak kepada warga Sumenep untuk bersama-sama mewariskan kelestarian alam kepada anak-cucu di masa kini dan akan datang.
  4. Mengajak seluruh warga Sumenep untuk terus berikhtiar dan mengadakan istighasah di Masjid, Mushalla, atau kegiatan Lailatul Ijtima’ agar Sumenep jauh dari aktivitas perusakan dan malapetaka.

 

Editor: Ibnu Abbas

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga