Kota, NU Online Sumenep
Korps PMII Putri (Kopri) Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumenep menggelar Simposium Politik Perempuan. Ahad (20/3/2022) di Hotel C1, Perumahan Bumi Sumekar, Sumenep.
Dengan mengangkat tema ‘Mengapa Perempuan Harus Berpolitik?’, Kopri PMII Sumenep bermaksud mengetuk kesadaran para generasi Kartini agar turut andil dalam urusan perpolitikan. Baik skala lokal maupun nasional.
Ketua Kopri PC PMII Sumenep, Nur Waida mengatakan, peran perempuan di berbagai sektor kehidupan adalah keniscayaan. Termasuk di bidang politik, baik politik praktis maupun kebangsaan. Menurutnya, ada banyak tokoh perempuan yang kirpahnya di ranah politik begitu besar.
“Karenanya penting Simposium Politik Perempuan ini kita gelar. Tentunya diinisiasi Kopri Sumenep. Agar mampu mengetuk kesadaran kaum perempuan untuk turut berperan dalam membangun peradaban bangsa melalui politik,” ujarnya saat menyampaikan sambutan.
Di era kontemporer, menurut Waida, peran perempuan sangat dibutuhkan. Utamanya dalam membangun sinergi dan menyuplai gerakan di ranah politik.
“Supaya kebijakan-kebijakan yang dibuat tidak timpang dan tetap seimbang. Bisa menyuarakan dan merepresentasikan perempuan,” imbuhnya.
Bertindak sebagai pemateri Simposium Politik Perempuan, Wakil Bupati Sumenep Ny. Hj. Dewi Khalifah, Ketua Kopri Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur Dini Adhiyati, dan Aktivis Perempuan Lintas Jawa Timur Nadia Bafaqi.
Editor: A. Habiburrahman

