Guluk-Guluk, NU Online Sumenep
Kabar duka terdengar lagi di Kabupaten Sumenep, yakni Ny Hj Rahmaniyah binti Abdurrahman wafat, Selasa (13/7/2021).
Kabar wafatnya mertua Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, yakni KH A Pandji Taufiq tersebar di berbagai group WhatsApp. Baik di tingkat cabang, Majelis Wakil Cabang (MWC), Ranting NU, dan Badan Otonom (Banom) NU.
Demi menjaga kebenaran informasi tersebut, salah satu jajaran masyaikh Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk mempertegas kabar duka ini.
“Ya, kabar wafatnya ibu mertua Kiai Pandji benar-benar nyata, sebab kediaman almarhumah di sebelah utara pesantren Annuqayah,” tutur Kiai M Hazmi Basyir selaku Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah daerah Latee.
Di kesempatan yang berbeda, Kiai Zainul Hasan mengutarakan bahwa proses penguburan jenazah menggunakan protokol kesehatan yang ketat.
“Pesan Kiai Pandji, tahlilan hanya untuk tetangga sekitar dan jamaahnya terbatas. Permintaan shahibul bait, sumbangan tahlil bisa dilakukan dari rumahnya masing-masing,” ungkap Sekretaris PCNU Sumenep itu.
Dirinya mendoakan agar ibu nyai bisa berkumpul bersama guru-gurunya di alam sana.
“Semoga Allah SWT menerima amal ibadahnya, Allahumma amin,” tandasnya.
Editor: Firdausi

