Image Slider

Ikuti, PKL III PMII Sumenep Usung Tema Pembangunan dan Lingkungan

Kota, NU Online Sumenep
Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumenep Masa Khidmat 2021-2022 bakal menggelar Pelatihan Kader Lanjut (PKL) III. Kaderisasi formal ketiga di tubuh PMII itu direncanakan akan berlangsung pada 25-30 Juni 2022 mendatang.

Ketua Umum PC PMII Sumenep, Qudsiyanto mengatakan, panitia pelaksana telah menyepakati untuk mengusung tema tentang pembangunan dan lingkungan. Yakni ‘PMII dan Pembangunan ; Perlawanan Rakyat Sipil dalam Mempertahankan Ekosistem Lingkungan’.

“Dua hal ini merupakan problem yang tengah dihadapi masyarakat Sumenep. PMII sebagai organisasi kemahasiswaan harus memberikan atensi terhadap persoalan ini. Salah satunya menjadi tema besar kita dalam kegiatan PKL III ini,” ujarnya kepada NU Online Sumenep, saat dikonfirmasi via WhatsApp. Sabtu (4/6/2022).

Menurut Qudsi, tema tersebut diangkat tentu untuk menegaskan bahwa PMII dan masyarakat adalah dua elemen yang tak terpisahkan. Sehingga problematika yang tengah terjadi di kehidupan sosial masyarakat, harus menjadi pembahasan di setiap forum yang digelar PMII untuk kemudian disikapi bersama.

“Dengan ini, kita berupaya untuk bagaimana membuka cakrawala pengetahuan kader-kader PMII tentang masalah yang tengah kita hadapi bersama. Yakni persoalan pembangunan infrastruktur dan kaitannya dengan kelestarian lingkungan,” imbuhnya.

Pembangunan infrastruktur yang saat ini terus dilakukan di Sumenep, menurut Qudsi, bilamana tidak disikapi dengan bijak, maka akan berdampak terhadap kelestarian lingkungan. Pada gilirannya, akan merugikan masyarakat.

“Dari itulah kemudian kita ingin menegaskan bahwa PMII adalah bagian dari masyarakat. Persoalan tersebut harus kita sikapi bersama, agar tidak menimbulkan persoalan yang jauh lebih besar,” tegasnya.

Lebih jauh, Mahasiswa Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pamekasan itu juga menegaskan, bahwa bilamana pembangunan infrastruktur tak lagi dapat dibendung, karena menjadi kebutuhan akses masyarakat, seperti jalan maupun lainnya, harus memperhatikan ekosistem lingkungan.

“Jika memang diperlukan adanya pembangunan, seperti infrastruktur misalnya. Ya harus memperhatikan ekosistem lingkungan. Sehingga lingkungan tetap terjaga dengan baik,” jelasnya.

Oleh karena itu, problematika pembangunan dan lingkungan dijadikan tema besar dalam proses pengkaderan tersebut.

“Kaderisasi merupakan ruh organisasi. Jadi kawalan-kawalan advokasi perihal pembangunan dan lingkungan menjadi tema besar kita dalam proses kaderisasi ini,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana PKL III PC PMII Sumenep, Maksudi mengatakan bahwa pihaknya tengah menyiapkan konsep sedemikian rupa agar kegiatan kaderisasi nantinya berjalan dengan baik. Narasumber yang kompeten dan pengelolaan forum ditata sebaik mungkin.

“Kita mengemas kaderisasi formal ketiga ini dengan nuansa yang berbeda. Para narasumber yang dipersiapkan juga berkelas, dengan pengaturan forum yang menarik tentunya,” kata Sudi, sapaan akrabnya.

PKL III PC PMII Sumenep akan melibatkan peserta dari internal komisariat dan rayon se-Kabupaten Sumenep. Bahkan peserta eksternal dari luar Kabupaten Sumenep.

“Mohon doanya semoga PKL III ini nantinya berjalan lancar, sesuai dengan yang kita harapkan bersama,” pungkasnya.

Editor: Ibnu Abbas

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga