Image Slider

Katib NU Batuan Bahas Adab Menjenguk Orang Sakit

Batuan, NU Online Sumenep 

A Karim Amrullah, Katib Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Batuan mengatakan, adab menjenguk orang sakit perlu diperhatikan agar Nahdliyat tahu sikap yang baik saat membesuk sanak famili, kerabat, teman dan lainnya.

Pernyataan itu disampaikan di acara pertemuan rutinan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Batuan di kediaman Desi Inawati, Dusun Sagaran, Desa Batuan, Ahad (19/06/2022).

Dirinya menjelaskan tata cara menjenguk orang sakit berdasarkan kitab Tanwirul Qulub, karangan Syekh Muhammad Amin Al-Kurdi Al-Irbali As-Syafi’i.

Pertama, bersikap lemah lembut. Kedua, menasehati agar sabar dan tabah. Ketiga, mendoakan yang sakit. Keempat, tidak berlama-lama dan tidak sering menjenguknya, kecuali disenangi dan diharapkan barakahnya.

“Bila yang sakit tidak ada harapan kesembuhan, maka dianjurkan bertaubat, menjauhi persengketaan dalam urusan dunia, dan memaafkan kesalahan orang lain kepadanya,” imbaunya.

“Makruh hukumnya memaksa orang sakit untuk makan atau minum obat. Makruh hukumnya mengharapkan kematian kecuali bila karena takut fitnah agama,” imbuhnya.

Di kesempatan yang berbeda, Dewi Susiah, Ketua PAC Fatayat NU Batuan mengutarakan, ada 3 jenis pertemuan kegiatan yang rutin digelar.

“Ada pertemuan rutinan, pengajian kitab yang diampu oleh jajaran Syuriyah, dan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan PAC dan Pimpinan Ranting (PR) setelah dibaiat. Semuanya dilakukan guna memassifkan dakwah Nahdliyah pada pemudi di pelosok pedesaan,” tandasnya.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga