Batang-Batang, NU Online Sumenep
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Batang-Batang kembali menggelar kegiatan Konsolidasi Perkumpulan bersama Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Kecamatan Batang-Batang. Kegiatan rutin bulanan tersebut dipusatkan di Kantor PRNU Banuaju Timur, Batang-Batang, Sumenep, Ahad (7/6/2026).
Ketua MWCNU Batang-Batang, Kiai Syukkur Rahman, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan konsolidasi yang terus berjalan aktif sebagai sarana mempererat koordinasi antara pengurus MWCNU dan ranting NU di tingkat desa.
“Alhamdulillah, kita kembali dapat berkumpul dalam kegiatan rutin bulanan ini. Konsolidasi ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi dan komunikasi antara MWCNU Batang-Batang dengan seluruh ranting NU se-Kecamatan Batang-Batang,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi perkembangan organisasi dan kemandirian ekonomi yang telah dibangun oleh PRNU Banuaju Timur. Menurutnya, keberhasilan tersebut layak menjadi inspirasi bagi ranting-ranting NU lainnya.
“Alhamdulillah, PRNU Banuaju Timur telah menunjukkan perkembangan yang sangat baik, baik dari sisi kelembagaan maupun ekonomi. Semoga capaian ini dapat diikuti oleh ranting-ranting lainnya,” katanya.
Penyuluh KUA Batang-Batang itu menjelaskan bahwa unit usaha yang dikelola PRNU Banuaju Timur saat ini memiliki perputaran aset dana mencapai kurang lebih Rp75 juta. Capaian tersebut menunjukkan bahwa gerakan ekonomi warga NU dapat tumbuh dan berkembang apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan.
Selain penguatan ekonomi, MWCNU Batang-Batang juga terus menggalakkan berbagai kegiatan keagamaan. Di antaranya adalah kajian kitab kuning yang rutin dilaksanakan, termasuk kajian Kitab Nashaihul Ibad yang diikuti oleh warga nahdliyin.
Ke depan, pihaknya berharap MWCNU Batang-Batang dapat mengembangkan forum Bahtsul Masail sebagaimana yang telah berjalan aktif di sejumlah MWCNU lainnya di Kabupaten Sumenep.
“Kami berharap ke depan MWCNU Batang-Batang juga memiliki kegiatan Bahtsul Masail yang aktif sebagai wadah penguatan tradisi keilmuan dan pengambilan keputusan hukum keagamaan di lingkungan NU,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Sumenep, KH Md Widadi Rahim, mengaku bersyukur dan bangga dapat kembali menghadiri kegiatan konsolidasi di Batang-Batang. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan oleh MWCNU Batang-Batang mendukung perputaran ekonomi Nahdliyin menunjukkan bahwa NU tidak hanya bergerak dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, saya sangat bahagia karena ini merupakan kali kedua saya menghadiri kegiatan di Batang-Batang. Saya juga sangat bangga kepada PRNU Banuaju Timur yang berhasil membangun kemandirian ekonomi dengan capaian yang luar biasa,” ungkapnya.
Ia menuturkan, dari 113 ranting NU yang ada di Kabupaten Sumenep, keberhasilan yang ditunjukkan oleh PRNU Banuaju Timur menjadi salah satu capaian yang membanggakan.
“Masih banyak ranting yang kegiatannya sebatas seremonial. Sementara NU di Batang-Batang, khususnya Banuaju Timur, sudah mampu menyentuh sektor ekonomi yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.
Alumni Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo itu juga mengingatkan bahwa NU yang kini telah berusia lebih dari satu abad dapat terus eksis karena fondasi kuat yang dibangun oleh para muassis NU. Menurutnya, eksistensi NU hingga saat ini merupakan bukti besarnya peran ulama dalam menjaga tradisi, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat.
“NU telah memasuki usia lebih dari satu abad. Eksistensi ini tentu perlu kita syukuri dan kaji bersama. Semua itu tidak lepas dari perjuangan para muassis NU yang telah meletakkan dasar-dasar organisasi dengan sangat kokoh,” pungkasnya.
Editor: Lukmanul Hakim

