Kota, NU Online Sumenep
Komisioner KPU Kabupaten Sumenep, Syaifurrahman mengajak kader Ansor-Banser untuk bersama-sama mengawal penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) tahun 2024. Ajakan tersebut bukan tanpa alasan, ia berharap pesta demokrasi itu bisa berjalan aman dan damai.
Hal demikian disampaikan Syaifur, sapaan lekatnya, saat mengisi materi sosialisasi kepemiluan bersama PC GP Ansor Sumenep, di Aula Kantor Kemenag Sumenep, Sabtu kemarin (9/12/2023).
Komisioner KPU Sumenep Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi itu juga menekankan bahwa masyarakat mempunyai peluang untuk memilih pemimpin yang berkualitas melalui Pemilu 2024 nanti.
Syaifur mengatakan bahwa pemilih pemula di Kabupaten Sumenep cukup besar sekitar 40 persen. Syaifur mengajak setiap elemen organisasi seperti Ansor dan Banser untuk semakin mensosialisasikan Pemilu 2024 agar partisipasi pemilih di Pemilu 2024 lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.
“Saya kira kewajiban cinta tanah air yang dapat dilakukan Ansor dan Banser salah satunya ialah ikut menjaga Pemilu 2024 berjalan dengan aman dan damai. Saya juga mengajak sahabat-sahabat Ansor dan Banser ikut mensosialisasikan Pemilu 2024 agar partisipasi masyarakat di pemilu mendatang lebih baik.”
Diinformasikan sebelumnya, satu ribu lebih kader GP Ansor dan Banser Kabupaten Sumenep menggelar Sumpah Setia. Kegiatan yang bertajuk ‘Sumpah Setia Banser untuk Negeri’ pada Sabtu kemarin (9/12/2023) di Aula Kantor Kementerian Agama Sumenep.
Kasatkorcab Banser Sumenep, Suadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian khidmat Banser dalam merawat kecintaan pada bangsa dan negara. Di sela acara dibagikan sertifikat kader Banser yang telah lulus Diklatsar yang digelar beberapa bulan belakangan secara maraton oleh Satkorwil-PAC GP Ansor beberapa kecamatan di Sumenep.
“Menjelang Pemilu 2024 Banser harus ikut andil dalam menjaga kedamaian. Nah, momentum ini sebagai wahana Banser menguatkan kecintaan pada negeri. 800-an kader yang telah mengikuti Diklatsar tahun 2023 ini menerima sertifikat Diklatsar,” ungkap Suadi.
Ketua PC GP Ansor Sumenep, Qumri Rahman, menekankan bahwa kesetiaan di tubuh organisasi adalah dalam satu barisan. Tidak melenceng ke kanan atau kiri.
Apalagi menjelang Pemilu yang akan digelar pada 14 Februari 2024 mendatang, Ansor-Banser harus taat pada pimpinan dalam merawat kebersamaan dan merawat kecintaan pada NKRI.
“Saya mengingatkan teman-teman Ansor dan Banser di Sumenep untuk menguatkan simpul, menguatkan kebersamaan sebagaimana telah digariskan di dalam khidmah ke-NU-an. Jangan mudah terprovokasi, apalagi menjelang kegiatan demokrasi yang akan dilaksanakan pada Februari 2024 mendantang,” terangnya.
Sumpah Setia untuk Negeri, lanjut Qumri, sebagai iktikad dan ketaatan bersama kader Ansor dan Banser di Kabupaten Sumenep untuk mewujudkan kondisi kebangsaan yang aman, satu komando, dan tidak mudah terprovokasi.
Hadir dalam kesempatan tersebut Rais PCNU Sumenep KH. Hafidzi Syarbini, Sekretaris PCNU Sumenep Zainul Hasan, Kepala Kemenag Kab. Sumenep KH. Abdul Wasid, Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur M. Muhri, Ketua APDBI (Asosiasi Pendamping Desa Indonesia) Sumenep Rasidi, dan Anggota Komisioner KPU Sumenep Syaifurrahman.
Editor: A Habiburrahman

