Batuan, NU Online Sumenep
NU-Care Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Sumenep memberikan kacamata gratis kepada guru ngaji, santri dan dhuafa se-Kabupaten Sumenep. Kegiatan tersebut merupakan program turunan dari NU-Care LAZISNU Jawa Timur bekerja sama dengan Ikatan Profesi Optometris Indonesia (Iropin) Jawa Timur, Sabtu (10/09/2022).
Pemeriksaan tersebut dilakukan di Kantor PCNU Sumenep. Diikuti oleh kurang lebih 330 orang terdiri dari guru ngaji, santri dan dhuafa. Keseluruhan berjumlah 10 ribu kacamata dengan dibagi ke masing-masing kabupaten/kota di Jawa Timur.
Wakil Ketua NU-Care LAZISNU Jawa Timur, Moh. Suib mengatakan bahwa ikhtiar berbagi kacamata gratis tersebut adalah wujud dari prinsip ‘dari NU dan untuk NU’. Oleh sebab itu, pihaknya menggandeng Iropin Jawa Timur guna mengentaskan problematika terkait masalah dalam penglihatan yang dialami oleh warga NU.
“Niat kami tulus untuk berbagi kepada warga NU. Karena kami punya prinsip dari NU untuk NU. Tentu dalam rangka mengentaskan persoalan penglihatan yang dialami oleh para guru ngaji, santri dhuafa di Jawa Timur,” ungkapnya.
Tim Iropin Jawa Timur, Asoka Yuda Pamungkas mengaku sangat bersyukur dapat bekerjasama dengan Nahdlatul Ulama dalam mengentaskan persoalan penglihatan yang dialami masyarakat.
“Alhamdulillah kita sangat senang sekali bisa bekerjasama dengan LAZISNU Jawa Timur. Di awal kita alokasikan 10 ribu kacamata dulu, nanti kita evaluasi,” jelasnya.
Yuda mengingatkan bahwa perihal masalah penglihatan yang dialami hendaknya melakukan pemeriksaan mata ke optometris. Yakni klinik mata, poli mata ataupun optik yang berizin.
“Sesuai Permenkes nomor 1 Tahun 2016, kita punya kewenangan untuk pemeriksaan mata. Jadi kaloau bapak periksa mata itu harus ke optometris. Bisa ke klinik mata, poli mata atau optik yang berizin. Karena tentu banyak optik yang prakteknya tidak berizin,” pungkasnya.
Editor: A. Habiburrahman

