Pragaan, NU Online Sumenep
Di periode kepengurusan 2019-2024, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan telah berhasil merealisasikan program unggulannya, yakni bedah rumah bapak Sahawi dan ibu Maswa.
Program yang bertajuk sosial kemasyarakatan berhasil dilaksanakan oleh tangan halus NU Care – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pragaan. Pada bulan ini pengurus menargetkan bedah sarana fasilitas umum. Kali ini yang disasar adalah renovasi mushalla Al-Hikmah Dusun Malakah, Desa Jaddung.
K Muhris Baharun saat diwawacarai NU Online Sumenep pada hari Selasa (16/03/2021) di kantor MWCNU Pragaan mengutarakan bahwa gerakan ini dicetuskan untuk mempercepat proses renovasi mushalla agar kegiatan keagamaan bisa berjalan baik, mengingat sebentar lagi bulan Ramadhan akan tiba.
Ketua NU Care – LAZISNU Pragaan tersebut menegaskan bahwa mushalla butuh direnovasi. Karena mushalla tersebut tidak hanya dijadikan kegiatan ubudiyah semata, tetapi kadang pula dijadikan kegiatan-kegiatan majelis ta’lim dan realisasi program NU beserta Badan Otonomnya.
“Gerakan gotong-royong cara yang paling efektif yang dilakukan ketiga kalinya setelah membedah rumah bapak Sahawi dan ibu Maswa,” ujar tenaga pendidik Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Darul Ihsan Pakamban Daya itu.
Oleh karenanya, dirinya mengharap dukungan kepada seluruh nahdliyin agar berpartisipasi. Karena sumbangan tenaga dan dananya sangat dibutuhkan.
Di kesempatan yang berbeda, ustadz Syarif Hidayatullah menjelaskan bahwa mushalla yang akan direnovasi berukuran 10 m2 (10 meter persegi). Sekretaris NU Care – LAZISNU Pragaan tersebut menyampaikan rincian angarannya yang mencapai Rp. 30 juta.
“Total keseluruhan Rp. 30 juta, termasuk biaya tukang dan operasional lainnya,” ungkapnya.
Dirinya memperjelas anggaran tersebut satu per satu, antara lain: 7 ton semen Rp 9.450.000; 2 truk batu bata Rp 2.000.000; 5 pikap batu cor Rp. 2.500.000; 5 pikap pasir hitam Rp. 3.000.000;100 batang kawat cor Rp. 7.000.000; 15 pasir putih/srassak Rp. 3.000.000; 5 kg paku turih Rp. 90.000; 10 kg paku osok Rp.180.000; 15 kg paku reng Rp. 270.000; 2000 biji genting Rp. 2.000.000; 50 biji genting tepo Rp. 125.000; 30 batang kayu besar Rp. 6.300.000; 32 batang kayu kusen Rp. 12.800.000; 120 biji kayu osok Rp. 5.000.000; 150 biji kayu reng Rp. 1.500.000; 200 lembar hasbis atap @2 m x 60 cm dan 40 lembar hasbis atap @2.5 m x 1m Rp. 2.600.000; 100 meter keramik lantai Rp. 5.500.000; 40 meter keramik tembok Rp. 2.000.000,-
“Yang kami rincian di atas adalah total biaya bahan sementara,” urainya.
Dirinya mengajak kepada seluruh aghnia, donatur tetap, dan nahdliyin untuk mengulurkan tangan kita demi suksesnya renovasi mushalla terebut.
“Saat ini dana yang baru masuk dan disetorkan hanya gerakan sporadisnya pengurus Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jaddung, dengan total Rp. 883.000. Jika berkenan, mohon menghubungi kontak person kami 085231453545,” pungkasnya.
Pewarta: Firdausi
Editor: A Warits Rovi

