Image Slider

Paduan Suara Fatayat NU Siap Meriahkan Istighotsah Kubro NU Sumenep

Kota, NU Online Sumenep

Paduan Suara Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Sumenep dijadwalkan turut memeriahkan agenda Refleksi Kemerdekaan yang diisi Istighotsah Kubro dan Ijazah Rotib Syaichona Moh Cholil Bangkalan. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Gedung Islamic Center Batuan, Sumenep, Ahad (28/08/2022) malam.

“Guna menyukseskan acara tersebut pihaknya dalam dua pekan terakhir melakukan latihan sebanyak lima kali,” ujar Ketua Tim Padus Fatayat NU Sumenep, Ningsih Hidayat.

Koordinator Bidang Sosial Budaya (Sosbud) PC Fatayat NU Sumenep itu menambahkan, Padus Fatayat NU Sumenep terdiri dari beberapa pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU dan PC Fatayat NU Sumenep.

“Padus ini terdiri dari 25 orang yang direkrut melalui seleksi khusus oleh Bidang Sosbud PC Fatayat NU lebih setahun lalu. Semuanya telah menjadi anggota tetap Padus PC Fatayat NU Sumenep,” tegasnya.

Ia menuturkan, di acara Refleksi Kemerdekaan itu nantinya mereka akan menyanyikan beberapa lagu. Meliputi, lagu kebangsaan Indonesia Raya, mars Syubbanul Wathon, lagu Syukur dan lagu Berkibarlah Bendera Negeriku.

“Keempat lagu ini sesuai dengan yang diminta pihak penyelenggara untuk ditampilkan dalam acara Refleksi Kemerdekaan,” tuturnya.

Dirinya menjelaskan, pemilihan lagu Syukur dan Berkibarlah Bendera Negeriku karena beberapa alasan. Salah satunya sebagai bentuk syukur atas nikmat kemerdekaan pasca pandemi Covid-19 selama dua tahun lebih melandai.

“Karena itulah, salah satu lagu yang akan kami tampilkan adalah lagu Syukur. Lagi pula, kemerdekaan yang kita miliki ini adalah perjuangan para pahlawan dan tentu ridho Allah SWT, ini pun patut kita syukuri,” ungkapnya.

Ada hal berbeda dalam salah satu lagu yang akan ditampilkan, yaitu lagu Syukur. Lagu ini akan ditampilkan dengan iringan pembacaan puisi karya KH. Musthofa Bisri (Gus Mus) yang berjudul Bumi Terbujur.

Selain itu, menurut Ningsih Hidayat, lagu Berkibarlah Bendera Negeriku memiliki filosofi tersendiri. Warna bendera merah putih tersebut melambangkan kesucian dan keberanian, serta menyatukan bangsa.

“Sehingga sekalipun berbeda tetap mampu membangun solidaritas antar satu dengan lainnya,” tandasnya.

Diketahui, Padus PC Fatayat NU Sumenep selama ini telah beberapa kali mengisi acara ke-NU-an berskala besar yang melibatkan semua badan otonom (banom) NU se-Kabupaten Sumenep

Penulis: Joe Mawar
Editor: A. Habiburrahman

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga