Pragaan, NU Online Sumenep
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan Bahtsul Masail dan Konsolidasi Perkumpulan di Pondok Pesantren Annajah, Karduluk, Kecamatan Pragaan, Ahad (11/10/2025) yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Acara ini diikuti oleh jajaran pengurus lembaga dan badan otonom di lingkungan PCNU Sumenep, serta perwakilan MWCNU dan Ranting NU se-Kabupaten Sumenep. Kegiatan tersebut terbagi ke dalam dua agenda besar, yakni Bahtsul Masail oleh Komisi Syuriyah dan Konsolidasi Perkumpulan oleh Komisi Tanfidziyah.
Dalam sambutannya, KH Hafidhi Sarbini mengibaratkan NU sebagai sebuah rumah besar yang senantiasa berfungsi melindungi dan meneduhkan para penghuninya.
“NU itu seperti rumah atau bangunan yang tujuannya untuk melindungi penghuninya dari panas, dingin, dan rasa aman dari segala macam ancaman,” tutur Rais PCNU Sumenep tersebut.
Beliau juga menyampaikan harapan agar pelaksanaan Konferensi Cabang PCNU Sumenep yang dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang dapat berjalan sukses dan melahirkan kepengurusan baru yang lebih baik serta energik.
“Semoga Konfercab nanti menjadi momentum pembaruan semangat dan regenerasi kepemimpinan yang membawa NU Sumenep semakin kuat dan maslahat,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Sumenep KH Pandji Taufiq dalam sambutannya menyoroti pentingnya penataan aset dan administrasi kelembagaan NU agar lebih tertib sesuai arahan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
“Dalam kepengurusan kami, ada beberapa MWCNU, Ranting, maupun aset NU lainnya yang mengajukan akta ikrar wakaf. Semua sertifikat wakaf yang telah terbit disimpan di brankas PCNU agar lebih aman. Nanti saat konferensi cabang akan kami laporkan,” jelasnya.
Beliau menegaskan bahwa seluruh aset yang dimiliki NU harus terdaftar atas nama Yayasan Perkumpulan NU di Jakarta, sebagaimana instruksi resmi dari PBNU.
“Masih banyak aset NU yang belum atas nama Yayasan Perkumpulan NU. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menertibkan dan menjaga amanah jamaah,” tegas Kiai Pandji.
Selain Bahtsul Masail dan Konsolidasi Perkumpulan, acara ini juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim oleh LAZISNU Karduluk, penyerahan sertifikat wakaf kepada MWCNU Ganding, penggalangan dana Koin Konfercab serta untuk Pondok Pesantren Al-Khozini Buduran Sidoarjo.

