Image Slider

PRNU Batang-Batang Laok Gelar Maulid, Harap Keteladanan Nabi Jadi Inspirasi

ADVERTISIMENT

Batang-Batang, NU Online Sumenep

Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Batang-Batang Laok bersama warga menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Hasanah, Dusun Koplong, Desa Batang-Batang Laok, Batang-Batang, Sumenep, Selasa (18/8/2026) malam.

Kegiatan yang bertepatan dengan malam Rabu, 6 Rabiul Awal 1448 Hijriyah itu diikuti ratusan Nahdliyin.

Ketua PRNU Batang-Batang Laok Kam Imam, mengatakan peringatan Maulid Nabi merupakan kegiatan rutin yang digelar bersama pengurus masjid, takmir, remaja masjid, dan masyarakat.

“Alhamdulillah, tahun ini peringatan Maulidur Rasul bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan ke-81 RI, hanya berselisih satu hari. Kegiatan rutin ini terus kami laksanakan sebagai bentuk syiar dan dakwah,” ujarnya.

Menurutnya, peringatan Maulid Nabi juga menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan umat kepada Rasulullah SAW dengan mensyukuri kelahiran beliau, mengikuti sunnah, serta meneladani akhlaknya.

“Bahwa salah satu wujud kecintaan kita kepada Rasulullah SAW adalah dengan bersyukur, mengikuti sunnah-sunnah beliau, serta merayakan hari kelahirannya” tegasnya.

Ketua MWCNU Batang-Batang Abd Syukur Rahman menambahkan, peringatan Maulid Nabi tidak semestinya dipahami hanya sebagai tradisi tahunan. Menurutnya, kegiatan tersebut harus menjadi sarana untuk mengenal dan meneladani kehidupan Rasulullah SAW.

“Kita juga perlu memahami perintah syariat yang langsung datang dari Allah SWT yang beliau laksanakan, serta membedakan mana yang menjadi sunnah dan mana yang merupakan kebiasaan pribadi beliau,” katanya.

Sementara itu, penceramah Maulid Nabi, Kiai Fathor Rois, mengajak jamaah memahami makna kelahiran Nabi Muhammad SAW secara lebih mendalam. Ia menjelaskan sejumlah kisah yang berkaitan dengan kelahiran Rasulullah SAW, perjuangan beliau dalam menyampaikan risalah Islam, serta sunnah-sunnah yang dicontohkan kepada umat.

Ketua Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) PCNU Sumenep ini menjelaskan pentingnya membedakan antara ajaran yang berkaitan dengan syariat dan kebiasaan pribadi Rasulullah SAW. Menurutnya, tidak semua kebiasaan pribadi Nabi merupakan sesuatu yang wajib diikuti umat.

” Semoga kita mendapatkan syafaat beliau,” pungkasnya.

Sekedar informasi, Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Batang-Batang, Kapolsek Batang-Batang, Kepala Desa Batang-Batang Laok Haris, para tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta jajaran MWCNU Batang-Batang.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga