Image Slider

Produksi Jahe Ruqyah Bisa Sumbangkan Dana untuk Dakwah NU, Ini Cerita Praktisi JRA

Ganding, NU Online Sumenep

Banyak cara yang dilakukan untuk melakukan dakwah di tengah tengah masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh Ustadz Junaidi Taufiq, Praktisi Jamiyah Ruqyah Aswaja (JRA) Bindara Saod Sumenep asal Kecamatan Ganding Sumenep tersebut dengan memproduksi jahe ruqyah, temulawak dan kunyit ruqyah.

Lelaki yang memiliki toko di area pasar Ganding ini memiliki keinginan besar untuk mengabdi dan berdakwah di Nahdhatul Ulama. Salah satu bentuk bantuannya adalah dengan memproduksi obat obat tradisional yang sudah diisi dengan bacaan ruqyah. Dirinya mengaku bahwa produksi tersebut merupakan modal sendiri dan sebagian hasilnya dialokasikan kepada JRA untuk dakwah dan kesejahteraan para praktisi.

“Jahe ruqyah ini adalah milik pribadi, yang sebagian hasilnya didedikasikan pada Pimpinan Cabang (PC) JRA agar dapat digunakan untuk perjuangan NU dan dakwah JRA,” ungkapnya ketika diwawancarai NU Online Sumenep.

Pengurus JRA yang biasa menangani ruqyah massal ini juga mengatakan bahwa merk produksi jahe ruqyah ini sudah dipatenkan dan sudah mendapat izin PIRT dengan merk dagang “BINDARA SAOD”. Untuk sementara, produksi Jahe Ruqyah ini terdiri dari dua kemasan yaitu sachet (25 gr) dan pack (100 gr).

Selain jahe ruqyah juga ada temulawak instan ruqyah dan kunyit instan ruqyah. Sedangkan, untuk pemesanan bisa langsung ke divisi Dana dan Usaha (Danus) PC JRA Bindara Saod Sumenep. “Atau bisa juga ke saya dan praktisi tertentu yang mendapat izin dari saya,”pungkasnya.

Info pemesanan : 081949767973 (Ustadz Hasyim ( Div. Danus), 087850966008 (Ustadz Junaidi Taufiq)

Pewarta: Abdul Warits
Editor: Firdausi

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga