Bluto, NU Online Sumenep
Serangkaian Safari Khatmil Qur’an yang dilaksanakan oleh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Sera Barat, Bluto akhirnya dipungkasi dengan santunan kepada dhuafa. Kegiatan tersebut dipusatkan di Mushala Nurul Huda, Dusun Pandeman, Desa Sera Barat, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Jum’at (29/04/2022).
Dalam kesempatan ini, Rais PRNU Sera Barat Kiai Muhammad Hasan menyampaikan, bahwa khatmil qur’an dilaksanakan untuk memupuk amal kebaikan di bulan Ramadhan. Apalagi setiap amal kebaikan yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan mendapat balasan pahala yang lebih banyak dan lebih baik.
“Setiap amal kebajikan di bulan Ramadhan pahalanya berlipat ganda. Makanya, kita dianjurkan untuk memperbanyak amal kebajikan, seperti safari khatmil qur’an ini,” ujarnya.
Ia menyebutkan, khatmil qur’an dilaksanakan karena memiliki banyak keutamaan. Di antara keutamaannya ialah akan mendapatkan rahmat, ketenteraman, dan didoakan oleh malaikat. Bahkan, juga mendapat pujian dari Allah SWT.
“Membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an adalah amalan yang paling dicintai Allah SWT. Selain itu, juga akan mendapat syafaat di akhirat kelak,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PRNU Sera Barat A Faisol Amir mengatakan, bahwa safari khatmil qur’an tersebut dilaksanakan setiap Jum’at setalah Ashar di bulan Ramadhan.
“Tempatnya berpindah-pindah tidak terpusat di satu tempat saja. Ada yang di rumah anggota dan ada pula di mushala-mushala,” katanya.
Disebutkan, bahwa untuk safari khatmil perdana dilaksanakan di kediaman Ustadz Warri Dusun Panggulan pada 8 April 2022, kedua digelar di rumah Ustadz Rusdi Dusun Pandeman pada 15 April 2022. Sementara pertemua ketiga terpusat di kediaman Kiai Lasim Dusun Panggulan pada 22 April 2022. Serta, dipungkasi pada 29 April 2022 di Mushala Nurul Huda Dusun Pandeman.
“Serangkaian khatmil qur’an ini diawali dengan shalat Ashar berjamaah dan diakhiri dengan buka puasa bersama,” ucapnya.
Ia menambahkan, bahwa di pertemuan terakhir itu juga dilaksanakan santunan kepada dhuafa. Hal ini sebagaimana instruksi dari PCNU Sumenep dengan programnya NU Sumenep Menyapa untuk berbagi dengan guru ngaji, anak yatim, dan dhuafa.
“Santunan tersebut menyasar 15 dhuafa yang tersebar di Desa Sera Barat. Memang tidak mencakup semua dhuafa, hanya sebagian yang dianggap paling layak,” ungkapnya.
Menurut Faisol, pendanaan dari serangkaian kegiatan tersebut merupakan hasil swadaya anggota dan kas PRNU Sera Barat. Hal tersebut karena sejumlah anggota memiliki kesadaran bersama untuk saling memajukan jamiyah, khususnya dalam menebar manfaat untuk umat.
“Semoga ikhtiar yang kami lakukan bermanfaat dan membawa amal kebaikan untuk semuanya,” pungkasnya.
Editor: Ach. Khalilurrahman

