Image Slider

Sambut Ramadhan, LTMNU PCNU Sumenep Gelar Pelatihan Shalat Sempurna An-Nahdliyah

Ambunten, NU Online Sumenep
Pengurus Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) PCNU Sumenep menggelar kegiatan bertajuk “Praktik Sholat Sempurna An-Nahdliyah” di Lembaga Pendidikan Islam Miftahul Ulum Desa Tambaagung Ares, Ambunten Sumenep pada Ahad (27/03/2022).

Kegiatan praktik shalat sempurna An-Nahdliyah kali ini menyasar kalangan siswa-siswi tingkat Madrasah Tsanawiyah. Langkah ini dinilai sangat tepat karena usia mereka yang rentan terpengaruh sisi negatif media sosial, utamanya dengan banyaknya konten-konten ceramah keagamaan yang justru menyalahkan amaliyah mayoritas Muslim.

K. Muhammad Ali Wardi tampil sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, Koordinator Bidang Dakwah LTMNU PCNU Sumenep ini menjelaskan secara detail tentang bagaimana bacaan tajwid yang benar, makharijul huruf yang tepat, serta gerakan sholat yang baik dan benar sesuai dengan ketentuan hukum Islam.

Tak cukup sampai disitu, beliau juga memberikan contoh atau praktek langsung gerakan shalat sempurna An-Nahdliyah beserta tata cara berwudhu yang benar. “Jika wudhu’-nya saja sudah salah, maka secara otomatis shalat kita juga tidak akan sah,” tutur Kiai Wardi, sapaannya.

Sementara itu, Ketua LTMNU PCNU Sumenep, Wahid M.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan dalam rangka menyalahkan praktek shalat yang ada. Shalat sempurna Annahdliyah juga bukanlah hal yang baru, tapi telah dilakukan oleh para ulama Ahlussunnah wal Jamaah terdahulu.

“Pelatihan shalat sempurna An-Nahdliyah tujuannya untuk memperkaya pemahaman kita tentang gerakan shalat yang dilakukan para ulama NU. Adapun standar yang digunakan adalah ajaran yang paling utama dan paling sempurna, serta menghindari pendapat yang masih menjadi perselisihan para ulama,” jelasnya.

Kepala Madrasah Tsanawiyah Miftahul Ulum saat sambutan menyampaikan bahwa praktik gerakan shalat yang benar harus menjadi perhatian serius karena ibadah shalat merupakan amal manusia yang paling awal dimintai pertanggungjawabannya kelak di akhirat.

“Makanya, kami minta tolong kepada seluruh peserta untuk memperhatikan dengan seksama apa yang disampaikan oleh instruktur agar bisa dimengerti dan kemudian mempraktikkannya dalam shalat sehari-hari,” tutur Bapak Miftahul Arifin.

Tak cukup hanya berteori, di akhir acara seluruh peserta kegiatan mengikuti sesi praktik memeragakan seluruh bacaan dan gerakan shalat sebagaimana dicontohkan.

Pewarta : Aminullah

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga