Image Slider

Turba PCNU Sumenep, NU Pragaan Laporkan Program Kerja Selama Tiga Tahun Kepengurusan

Pragaan, NU Online Sumenep
KH A Junaidi Mu’arif, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan mengucapkan banyak terima kasih atas bimbingan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep sehingga bisa berkhidmat secara total. Sebab keberadaan MWCNU sendiri menurutnya merupakan kepanjangan tangan dari PCNU.

Pernyataan ini beliau sampaikan di acara silaturahim PCNU ke MWCNU, Lembaga, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU), Pengurus Anak Ranting Nahdlatul Ulama (PAR NU) dan badan otonom se-Kecamatan Pragaan, Ahad (27/03/2022) di aula setempat.

“Tanggal 07 Oktober 2019, kami menyelenggarakan sidang tertinggi, yakni Konferensi ke IX yang dipusatkan di Pondok Pesantren Mambaul Ihsan, Cecce’, Prenduan, Pragaan. Amanat konferensi, kami tuangkan dalam Musyawarah Kerja (Musyker) dan Rapat Kerja (Raker) lembaga yang sudah terlaksana tiga kali,” ujarnya.

Firdausi yang ditunjuk sebagai presentator mengatakan, ada 13 departementasi NU, yakni LDNU, LP Ma’arif NU, RMI NU, LPNU, LPPNU, Lakpesdam NU, LPBHNU, Lesbumi NU, NU Care – Lazisnu, LBMNU, LTMNU, LKNU, dan LTNNU.

“LTNNU merupakan hasil Konferensi IX, karena MWCNU memiliki kader yang berpotensi untuk mengembangkan penulisan, penerjemahan dan penerbitan kitab/buku serta media informasi menurut paham Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” terangnya.

Sedangkan badan otonom berbasis usia, lanjutnya, adalah Muslimat NU, Fatayat NU, Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU). Untuk Banom berbasis profesi adalah Jam’iyatul Qurra’ wal Huffaz Nahdlatul Ulama (JQHNU), Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) dan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa.

“Jumlah Ranting NU 14. Namun ada satu desa yang dilakukan pemekaran, yakni Pragaan Daya. Jadi total semua 15 ranting. Untuk PAR NU total 81 yang sudah dilantik bulan lalu di Pondok Pesantren Al-Azhar Panggung Pakamban Daya dan dikukuhkan oleh KH Hafidzi Syarbini di lapangan Pakamban Laok” ujar Wakil Sekretaris MWCNU Pragaan itu.

Karduluk 14 PARNU, Aeng Panas 3, Prenduan 6, Pragaan Laok 3, Pragaan Daya I 13, Pragaan Daya II 1, Jaddung 16, Pakamban Laok 3, Pakamban Daya 5, Sentol Laok 0, Sentol Daya 6, Larangan Perreng 5, Rombasan 0, Sendang 3, Kaduara Timur 0.

“Seluruh kegiatan di lembaga dan ranting NU dikawal langsung oleh Wakil Rais dan Wakil Ketua yang berfungsi sebagai pembina atau pengarah,” ungkap Firdaus sapaannya.

Kiai Syawali Tamam dan Kiai Jamali Salim membina LBMNU, RMINU, PRNU Karduluk dan Aeng Panas. Kiai A Mubarok Yasin dan Kiai M Dardiri membina LKNU, LPBHNU, PRNU Prenduan dan Pragaan Laok. KH Abu Yazid dan Kiai Sumaryadi membina LTMNU, LPPNU, PRNU Sentol Laok dan Sendang. Kiai Abd Warits Anwar dan Kiai Abd Kadir membina LP Ma’arif NU, LPNU, PRNU Pragaan Daya 1-2 dan Jaddung. KH Sa’dani Bahar dan Kiai Hasbullah Marzuq membina Lazisnu, LDNU, PRNU Pakamban Laok dan Sentol Daya. Kiai Asnawi dan KH Asy’ari Khatib membina LTNNU, Lesbumi NU, Lakpesdam NU, PRNU Larangan Perreng, Rombasan, dan Kaduara Timur.

Firdaus menjelaskan, berangkat dari hasil konferensi, ada tujuh isu strategis yang dituangkan dalam Musyker.

“Pengembangan dakwah dan pemikiran agama Islam; peningkatan kualitas pendidikan; pemberdayaan ekonomi masyarakat; peningkatan penggalian dana organisasi; penataan penguatan organisasi; pemberdayaan sistem kaderisasi pengurus dan warga; pemberdayaan dan pengadaan sistem layanan kesehatan,” ulas Ketua Lembaga Ta’lif wan-Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Sumenep itu.

Tak hanya itu, ia mengemukakan bahwa sudah 3 tahun program terlaksana. Namun ada beberapa program yang tidak terencana yang memberikan manfaat pada masyarakat.

“Bedah buku Menjerat Gus Dur dengan menghadirkan penulisnya; Kirab Koin Muktamar ke-34 yang perolehan terbanyak di Sumenep adalah Pragaan; menghimpun dan menyalurkan dampak Covid-19; penanaman jagung dan langker serta suntik sapi; safari ranting NU dan mustasyar; Kirab Koin Konfercab; Kirab Koin Peduli Semeru yang kebetulan Pragaan meraih hasil terbanyak se-Sumenep; pemutaran film sang kiai; bedah rumah dhuafa; rehab mushala; rehab jembatan penghubung desa, tuan rumah Bahtsul Masail PCNU,” pungkasnya.

Editor : A Warits Rovi

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga