Pasongsongan, NU Online Sumenep
Setiap bulan di minggu kedua, Pengurus Cabang (PC) Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBM NU) Sumenep terus membahas masalah-masalah maudlu’iyah (tematik) dan waqi’iyah (aktual) di berbagai Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) yang dilaksanakan secara bergantian.
Menariknya, di sidang Bahtsul Masail yang dipusatkan di Pondok Pesantren Nurul Jadid Dusun Duwe’ Bunter, Desa Padangdangan, tampak pasukan loreng Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Pasongsongan istiqamah hadir guna mengamankan acara bulanan itu.
Ketua Satuan Koordinasi Kelompok (Satkorkel) Banser Padangdangan, Suhliyanto mengatakan, pengamanan sidang Bahtsul Masail merupakan bentuk tugas dan tanggung jawabnya dalam menjalankan amanat organisasi. Selain pengamanan, pihaknya juga bertanggung jawab mengatur lalu lintas dan menjaga keselamatan para kiai dan para musyawirin yang datang dari berbagai kecamatan.
“Di setiap acara ke-NU-an, Banser wajib turun aspal. Pasalnya kami memiliki semboyan. Yakni, tidak pulang sebelum kita yang menang,” ujarnya saat dikonfirmasi oleh NU Online Sumenep, Ahad (09/01/2022).
Alumni Pondok Pesantren Assadad Ambunten tersebut menyatakan bahwa kurang lebih 20 personil Satkoryon Banser yang turun ke lapangan. Sedangkan untuk Satkorkel, kurang lebih 5 personil yang mengamankan acara di lingkungan pesantren.
“Ada 3 titik yang menjadi fokus pengamanan, antara lain, pintu masuk jalan raya, pintu masuk ke Dusun Duwe’ Bunter, dan parkiran. Semoga pengabdian kami dicatat ibadah oleh Allah SWT,” harapnya.

