Image Slider

Temu Keluarga Besar, Habib Abdul Qadir Ba’abud Ungkap Enam Kemuliaan Hidup

Pragaan, NU Online Sumenep

Dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan oleh Keluarga Besar Habib Ali Al-Hinduan Prenduan Pragaan Sumenep pada Rabu (13/01/2021) bertempat di Sarkojuk Prenduan, Habib Abdul Qadir bin Zaid Ba’abud dari Kraksan Probolinggo menjelaskan bahwa manusia hidup di dunia ini butuh ketenangan. Dan diantara yang bisa menenangkan dirinya adalah adanya penjamin. Alangkah indahnya, kata beliau, jika yang mengasuransi diri adalah pemilik hidup yaitu Allah SWT.

Diantara orang yang rezeki hidupnya dicukupi Allah, apa yang diminta akan dipenuhi dan bahkan kalaupun ia mati Allah menyiapkan surga untuknya, adalah orang yang fii sabilillah, berjuang di jalan Allah.

“Dulu berjuang di jalan Allah itu dengan berperang, sekarang salah satunya jalan Allah itu ikut pengajian. Maka beruntunglah yang selalu senyempatkan diri ikut pengajian,” ungkapnya memulai ceramah.

Beliau bercerita bahwa dahulu kala, di Yaman ada sebuah desa dimana rakyatnya hidup berlimpah akan kesejahteraan, biji gandumnya saja besar-besar, sebesar salak. Setelah ditanya pada tua-tua desa, kenapa negeri itu semakmur itu, ia menjawab karena pemimpinnya berlaku adil, orang kaya di desa itu sangat dermawan, adapun yang orang miskinnya tidak suka meminta-minta.

Selain itu beliau jelaskan enam kemuliaan yang didapat oleh orang yang duduk mengaji pada orang alim, meski tak hafal apa yang disampaikan.

Pertama, dihitung sebagai santri sang pencari ilmu. Kepadanya Allah dan malaikatnya ridha, sayap malaikatpun dibentangkan menaunginya.

Kedua, orang tersebut akan dijaga dari dosa.

“Kalau dirumah saja kita suka gunjingin tetangga, maka hadir ke pengajian kita dapat pahala dan jauh dari dosa”, ujarnya.

Ketiga, sejak keluar dari rumahnya sampai ke pengajian maka ia akan mendapatkan rahmat Allah SWT.

Keempat, selama ia duduk anteng di majelis pengajian tersebut akan mendapat rahmat pula dari Allah.

Kelima, Selama ia diam di pengajian tersebut, ia akan dihitung dalam keadaan ibadah, selagi ia mendengarkan dengan baik.

Keenam, kalau dirinya dalam keadaan susah, maka Allah akan mendekati dirinya menjadi penolongnya.

Tak hanya itu, beliau juga mengurai keutamaan orang yang keluar ke masjid, maka hidupnya akan dijamin oleh Allah.

“Orang yang sering datang ke masjid, maka masjid di akhirat nanti akan datang menjadi perahu keselamatan baginya. Masjid akan mengenalinya”, tambahnya penuh nasehat.

Selangkah saja yang kita langkahkan ke masjid maka akan diberi pahala, diampuni dosanya, diangkat derajatnya.

Selain itu, tambahnya, orang yang suka ke masjid maka mukanya akan bersinar. Allah akan memberi kabar gembira padanya.

“Orang yang suka beribadah ke masjid akan diberi kegembiraan seperti orang yang menanti saudaranya yang bepergian jauh”, katanya disambut hangat ribuan pengunjung.

Tak hanya itu, beliau juga melebarkan ceramah bahwa siapa yang masuk ke rumah mengucapkan salam, maka orang itu rezekinya barokah. Beliau memberi amalan dari Habib Umar Bin Hafidz, untuk membaca ayat kursi di tiga keadaan :

Pertama, memberikan keberkahan dalam rumah, Kedua, kalau sebelum tidur baca ayat kursi maka syetan tak akan mengganggunya, Ketiga, setelah shalat.

“Siapa yang membaca ayat kursi setelah shalat, maka tidak ada penghalang baginya untuk masuk sorga kecuali kematian.” Imbuhnya lagi disambut hangat pengujung.

Terakhir beliau juga memberi amalan dari Habib Umar bagi warga yang mau buka usaha atau berdagang, yaitu Pertama, membaca amalan Taawwud, kedua, membaca Bismillahirrahmanirrahim, ketiga, membaca ayat kursi, keempat, membaca surat Ikhlas sebanyak tiga kali, kelima, membaca surat al Falaq, dan keenam, membaca surat An-Nas.

Amalan tersebut diijazahkan beliau kepada semua yang hadir.

Editor: Ibnu Abbas

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga