Pragaan, NU Online Sumenep
Beberapa hari yang lalu pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan telah menyapa Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) dan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) untuk mengevaluasi program selama 1 tahun dan menyegarkan program pada tahun mendatang.
Kali ini yang disapa adalah Lembaga Bahtsul Masail (LBM NU) dan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI NU) di kediaman K. Jamali Salim selaku Wakil Ketua MWCNU Pragaan dan pembina kedua lembaga tersebut, Selasa (24/11/2020) malam hari.
Acara yang dimulai jam 21.00-00.00 dipandu oleh K. Hambali Makhtum. Beliau mengutarakan bahwa pada tahun lalu kegiatan bulanan sidang Bahtsul Masail tetap berjalan di masing-masing Ranting NU. Walaupun hanya sebagian dari kalangan pesantren mendelegasikan santrinya untuk berpartisipasi dalam acara tersebut.
Sekretaris MWCNU Pragaan tersebut berharap kepada LBM untuk bersinergi dengan Lembaga Ta’lif wan-Nasyr (LTN NU) untuk mempublikasikan keputusan sidang, baik secara online maupun cetak.
“Adanya situs resmi NU menjadi media dakwah kita, sehingga keputusan sidang bisa diketahui dan dijadikan rujukan oleh nahdliyin,” pintanya.
Selanjutnya, untuk RMI NU sempat berhenti sejenak, kendati demikian dikarenakan Ketua Lembaga meninggal dunia.
“Alhamdulillah, setelah merombak struktur, kami bangga kepada RMI NU yang secara mengejutkan mengadakan sidang Bahtsul Masail antar pesantren se-Dapil 3, yaitu Kecamatan Pragaan, Guluk-Guluk, dan Ganding, yang dipusatkan di Ma’had Aly Al-Ihsan Jaddung bulan lalu,” ujarnya.
Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk tersebut berharap agar tahun mendatang RMI NU terus bersinergi dengan LBM NU untuk melanjutkan kegiatan tersebut demi meningkatkan kualitas santri dan bisa mendata seluruh pesantren.
“Semoga penguatan ukhuwah an-Nahdliyah tetap terjaga dikalangan pesantren,” harapnya.
Keputusan Sidang
K. Hasan Bashri memutuskan beberapa penyegaran program yang akan dibawa ke Musyawarah Kerja (Musyker) pada tanggal 29 November 2020. Yakni, mengagendakan pelaksanaan Bahtsul Masail di masing-masing ranting dan mendelegasikan peserta untuk mengikuti sidang Bahtsul Masail di tingkat Cabang.
Ketua LBM MWCNU Pragaan tersebut berjanji untuk bersinergi dengan LTN NU demi menerbitkan dan mempublikasikan hasil sidang Bahtsul Masail, kemudian menyebarkannya kepada seluruh ranting, baik secara online dan cetak.
“Kami siap untuk mengumpulkan hasil Bahtsul Masail dan akan membukukannya,” ungkapnya.
Pada saat yang sama K. Moh Mushleh juga menetapkan. Yakni, mendata pondok pesantren yang berhaluan Ahlu Sunnah wal Jamaah an-Nahdliyah dan mengadakan silaturrahim ke masing-masing Pondok Pesantren.
Ketua RMI MWCNU Pragaan tersebut akan mengadakan Halaqah Tadarrus kitab antar pesantren sebagai media silaturrahim.
“Pelaksanaan peringatan hari santri 2021 seperti biasa tetap digelar dan kami akan melanjutkan kerjasama dengan LBM NU untuk menggelar forum Bahtsul Masail antar pesantren,” pungkasnya.
Kontributor: Imam Sya’rani
Editor: Firdausi

