Lenteng, NU Online Sumenep
Di awal tahun, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lenteng menggelar Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Ahad (27/02/2022), acara tersebut resmi ditutup di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Lembung Barat, Lenteng.
Pada upacara penutupan Diklatsar, Ketua PAC GP Ansor Lenteng, Washilurrahman menekankan empat karakter Banser kepada 50 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Pertama, karakter kepemudaan. Dikatakan pemuda itu pasti enerjik, punya semangat, dan tidak kenal usia.
“Kedua, keislaman. Sebagai organisasi masyarakat Islam tentu harus memegang teguh religiusitas keislaman dalam setiap tindakan dan sikapnya. Tentunya, Islam rahmatan lil alamin dengan landasan akidah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” terangnya.
Kerakyatan menjadi karakter ketiga seorang anggota Banser. Hal tersebut harus tertanam dalam diri setiap anggota mengingat jumlah penduduk Indonesia sudah mencapai lebih dari 250 juta yang terdiri dari berbagai suku dan agama.
Karakter terakhir yang disampaikan Washil adalah kebangsaan. Dengan perbedaan yang demikian kompleks, kebangsaan menjadi pemersatu. “Ketika ada sekelompok kecil ingin menghancurkan negara Indonesia, kita wajib melawan,” tegasnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Sumenep, Kiai Qumri Rahman juga menuturkan, Diklatsar ini adalah salah satu bentuk pengkaderan dalam rangka untuk mencetak kader yang militan dan tangguh secara batiniah dan ruhaniah. Sehingga dapat terus menjaga dengan baik agama dan negara serta melindungi para ulama.
“Kami juga berharap dengan ikrar yang telah diucapkan benar-benar tertanam kuat di dalam hati sehingga kapanpun dan di manapun kita berada dan dipanggil oleh Nahdlatul Ulama siap setiap saat,” tutur kiai asal Batuan itu.
Dirinya juga menegaskan kepada para anggota baru Banser, bahwa mereka telah resmi menjadi anggota Banser.
“Jika sahabat Banser ingin diakui santri Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari, kalian harus mengurusi NU, termasuk berkhidmat di Banser. Jika ada yang menyakiti kalian, kami siap dengan jiwa dan raga untuk berjuang di barisan paling depan dalam rangka membentenginya,” pungkasnya.
Editor : Firdausi

