Image Slider

BMT NU Jatim Resmikan Dua Kantor Cabang di Kawasan Tapal Kuda

Kota, NU Online Sumenep
Tahap demi tahap pendirian kantor cabang BMT NU Jawa Timur terus dilakukan. Sesuai yang ditargetkan, hingga tahun 2026 mendatang, bertepatan dengan satu abad usia Nahdlatul Ulama, 100 kantor cabang akan berdiri di seluruh Provinsi Jawa Timur.

Kali ini, kembali dibuka di kawasan tapal kuda. Kantor Cabang ke-89 resmi di buka di Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo, pada Selasa (15/3/2022). Dua hari berikutnya, disusul dengan peresmian Kantor Cabang di Kecamatan Tegalampel Kabupaten Bondowoso, Kamis (17/3/2022).

Direktur Utama KSPP Syariah BMT NU Jawa Timur, H. Masyudi Kanzillah mengatakan, dengan diresmikannya kantor cabang baru tersebut, otomatis selangkah lagi, 100 kantor cabang sebagai hadiah usia satu abad NU akan diwujudkan oleh BMT NU Jawa Timur.

“Alhamdulillah kantor cabang ke-89 dan 90 baru saja kita resmikan. Tentu dalam rangka menuju 100 kantor cabang di tahun 2026, sebagai hadiah 100 tahun usia Nahdlatul Ulama,” ujarnya.

Di sela-sela peresmian Kantor Cabang Bantaran, Probolinggo, BMT NU Jawa Timur menyerahkan hadiah uang tunai Rp.144 juta kepada penabung pertama. Kemudian, di peresmian Kantor Cabang Tegalampel, Bondowoso, juga menyerahkan hadiah berupa motor Beat dan uang tunai Rp.75 juta kepada penabung pertama.

“Alhamdulillah, semoga berkah dan bermanfaat untuk umat. Juga kami sampaikan terima kasih atas doa dan dukungan semua pihak,” imbuhnya.

Hadirnya BMT NU Jawa Timur, tidak bisa dipungkiri, mampu mewujudkan kemandirian ekonomi warga NU. Baik secara jama’ah maupun jam’iyah. Hal ini disampaikan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bondowoso, KH. Abdul Qadir Syam, saat memberikan sambutan.

“Kerjasama dengan BMT NU Jawa Timur ini, MWCNU di Kabupaten Bondowoso bisa mandiri seperti Cabang Wringin, di tahun 2021 dana pengembangan NU-nya bisa mencapai 141 juta,” paparnya.

Di tempat terpisah, Ketua MWCNU Tegalampel, H. Samsul Tahar juga menyampaikan, bahwa adanya upaya mewujudkan pemberdayaan dan penguatan ekonomi berbasis Islam perlu didorong. Utamanya bagi kemajuan Nahdlatul Ulama.

“Ini perlu terus kita dukung upaya BMT NU Jawa Timur dalam mewujudkan kemandirian ekonomi. Dengan tetap berpegang kepada prinsip dasar tata kelola ekonomi syariah, seperti saling rela, percaya, dan bertanggungjawab, serta jelas manfaatnya untuk masyarakat,” pungkasnya.

Peresmian dua kantor cabang tersebut dihadiri oleh jajaran direksi BMT NU Jawa Timur, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka), Pengurus MWCNU dan PCNU setempat.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga