Pasongsongan, NU Online Sumenep
Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Kecamatan Pasongsongan Masa Khidmat 2021-2026 resmi dikukuhkan. Kamis (17/03/2022) di Desa Campaka, Kecamatan Pasongsongan.
Secara serentak, PRNU se-Kecamatan Pasongsongan itu dibaiat langsung oleh Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, KH. Hafidhi Sarbini. Tampak prosesi pelantikan tersebut berlangsung dengan khidmat.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Hafidhi mengingatkan bahwa pelantikan ranting bukan sekadar baiat yang diucapkan di hadapan PCNU, melainkan juga harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.
“Baiat ini bukan sekadar ungkapan lisan yang harus dibacakan di hadapan pengurus cabang, namun baiat ini adalah janji kita kepada Allah SWT yang harus dipertanggungjawabkan,” tutur beliau.
Sementara itu, Ketua PCNU Sumenep, KH. A. Pandji Taufiq, dalam penyampaiannya mencontohkan PRNU Desa Padangdangan, sebagai salah satu ranting yang dianggap mampu menggerakkan warganya untuk berpartisipasi dalam setiap kegiatan NU.
“Nah, ini salah satu gambaran yang bisa kita lakukan dalam pergerakan NU. Sehingga warga tidak hanya sekadar berjamaah, melainkan juga berjam’iyah,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua MWCNU Pasongsongan, Kiai Ahmad Riyadi meminta agar semua lembaga dan badan otonom di lingkungan MWCNU Pasongsongan, termasuk juga PRNU se-Kecamatan Pasongsongan bisa melebarkan sayap dan mampu menggerakkan warganya.
“Mari semua pengurus, jangan hanya bergerak di zona aman. Mari kita melebarkan sayap agar warga yang asalnya hanya berjamaah untuk selanjutnya bisa berjam’iyah,” pungkasnya.
Pelantikan PRNU se-Kecamatan Pasongsongan iti dihadiri oleh 300 lebih pengurus ranting. Turut hadir pula Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Banser, Fatayat, Muslimat, Pergunu, IPPNU-IPPNU, dan segenap Pengurus Lembaga MWCNU Pasongsongan.
Editor: Ibnu Abbas

