Image Slider

Ajak Siswa Peka Sosial, SMP NU dan LAZISNU Sumenep Bedah Rumah Dhuafa

Rubaru, NU Online Sumenep
Sekolah Menengah Pertama Nahdlatul Ulama (SMP NU) Sumenep bersama NU-Care Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Sumenep menggelar bedah rumah dhuafa, Sabtu (19/3/2022).

Ibu Maniya, Warga Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, menjadi salah satu orang yang beruntung mendapatkan program bedah rumah dari SMP NU dan LAZISNU Sumenep.

Kepala SMP NU Sumenep, Zainal Abidin mengatakan, kegiatan bedah rumah tersebut juga melibatkan para siswa. Tujuannya, agar dalam belajar siswa tidak hanya sebatas mengejar nilai rapor. Melainkan juga melatih siswa agar lebih peka terhadap kehidupan sosial masyarakat.

“Sengaja kami libatkan siswa agar mampu memahami nilai-nilai diri dan yang berkembang masyarakat. Siswa tidak hanya mengejar nilai rapor yang berupa angka, tapi lebih kepada mengetuktularkan ilmu yang didapat di sekolah kepada masyarakat dan lingkungannya,” ungkapnya.

Zainal menambahkan, bedah rumah tersebut merupakan hasil dari sumbangan uang saku siswa, wali murid, para guru, dan LAZISNU Sumenep. “Ilmu itu sebagai alat mengukur diri, untuk menjadi lebih baik. Sehingga kita juga libatkan para siswa ke lokasi bedah rumah,” imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Bakti Sosial Bedah Rumah, Abdul Hadi menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari program Penguatan Profil Pancasila yang digagas oleh Sekolah Penggerak melalui Kurikulum Merdeka. Di dalamnya memuat mata pelajaran Bhinneka Tunggal Ika.

Dari itu kemudian pihaknya menggandeng NU-Care LAZISNU Sumenep guna merealisasikan program tersebut.

“Kami mengemasnya dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat kepada masyarakat. Tentu untuk menanamkan kepedulian sosial bagi para siswa. Sehingga siswa juga belajar bertanggungjawab dan bekerjasama dalam mewujudkan kemaslahatan,” ungkapnya.

Ketua NU-Care LAZISNU Sumenep, Kiai Quraysi mengapresiasi atas sinergi yang dijalin dengan SMP NU Sumenep. Menurutnya bedah rumah dhuafa merupakan wujud kepedulian kepada sesama yang patut untuk disejahterakan.

Hal demikian, lanjut Kiai Quraysi, penting pula ditanamkan kepada peserta didik agar menjadi pelajar yang bermanfaat untuk bangsanya.

“Kami menggandeng SMP NU agar nantinya memiliki kesadaran dini bahwa kita sebagai makhluk sosial pasti saling membutuhkan. Sehingga kesadaran untuk saling tolong menolong (atta’awun) sebagai nilai dasar perjuangan NU juga bisa lebih masif,” ujarnya.

Diketahui, bedah rumah tersebut dimulai sejak hari ini, hingga nanti menjelang ramadhan. Dengan menghabiskan dana sekitar Rp. 15.000.000,-.

Kepada SMP NU dan LAZISNU Sumenep, Ibu Maniya menyampaikan terimakasih atas kepeduliannya membantu merehab rumahnya menjadi layak pakai. Ia pun mendoakan para guru, siswa dan semua pihak yang terlibat.

“Terimakasih, semoga semua pihak yang terlibat dalam hal ini diberikan keberkahan oleh Allah SWT dan diwujudkan segala cita-citanya menjadi orang yang sukses,” ungkapnya.

Lebih jauh, salah seorang siswa kelas VII SMP NU Sumenep, Deska mengaku senang bisa terlibat dalam kegiatan tersebut. Uang saku yang ia kumpulkan bersama koleganya bisa bermanfaat untuk meringankan beban sesama.

“Saya sangat senang sekali dengan kegiatan ini. Bisa meringankan beban Ibu Maniya dari hasil sumbangan uang saku kami,” pungkasnya.

Editor: A. Habiburrahman

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga