Dungkek, NU Online Sumenep
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) bersama lembaga dan badan otonom santuni anak yatim dan janda kurang mampu, Rabu (20/4/2022) di Kantor MWCNU setempat, Desa Taman Sare, Dungkek.
Sebagaimana yang diintruksikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, kegiatan tersebut merupakan bagian dari NU Sumenep Menyapa. Sebanyak 80 anak yatim dan 40 janda menerima bingkisan dari NU Dungkek.
Rais MWCNU Dungkek, KH. Roji Fawaid Baidlawi menuturkan, kegiatan yang diinisiasi dan diselenggarakan secara berjamaah itu sudah sangat tepat. Menurutnya, menyantuni anak yatim adalah salah satu teladan Rasulullah SAW yang harus diikuti.
“Orang yang merawat anak yatim adalah orang yang dekat dengan Rasulullah SAW, sedekat jari telunjuk. Begitu sabda Nabi,” tuturnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Anwarul Abror Jadung Dungkek tersebut juga berharap upaya NU Dungkek dalam merawat anak yatim dan memperhatikan keluarga prasejahtera bisa mendapatkan perhatian khusus dari Rasulullah SAW.
“Semoga para pengurus dan badan otonom dianggap orang-orang yang memikirkan anak yatim dan janda. Sehingga mendapatkan tempat khusus dari Rasulullah SAW,” imbuhnya.
Lebih jauh, Ketua Panitia Pelaksana, Edi Hariyanto menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan instruksi langsung dari PCNU Sumenep. Melibatkan seluruh lembaga dan badan otonom, bahkan juga bekerjasama dengan BMT NU Cabang Dungkek.
“Ini intruksi dari cabang dan bekerjasama dengan badan otonom dan juga BMT NU Cabang Dungkek,” tuturnya.
Dirinya juga menjelaskan santunan tersebut merupakan urunan murni dari pengurus dan para dermawan yang ingin memberikan santunan.
“Selain dari BMT NU Cabang Dungkek, santunan ini juga urunan dari pengurus dan para dermawan,” sampainya.
Edi juga melaporkan bahwa total keseluruhan dana yang dialokasikan untuk kegiatan tersebut berkisar 40 juta. Dana tersebut dihimpun dari urunan antar sesama pengurus Syuriah, Tanfidziyah, lembaga dan badan otonom, juga dari BMT NU Dungkek.
“Alhamdulillah dalam jangka setengah bulan kami sudah mengumpulkan dana sebesar 40 juta,” pungkasnya.
Editor: Ibnu Abbas

