Kota, NU Online Sumenep
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, menyerahkan bantuan mesin printer Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) pada Bendahara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, Kiai A Kurdy Khan.
Penyerahan secara simbolis dilakukan di waktu acara Khatmil Qur’an dan peringatan nuzulul Qur’an serta silaturahim Bupati Sumenep bersama pengurus NU se-Kabupaten Sumenep, Jum’at (22/04/2023) di Pendopo Keraton Sumenep.
Kiai Kurdy mengucapkan terima kasih pada Pemkab Sumenep, karena telah memberikan bantuan mesin printer Kartanu. Lewat mesij tersebut, menurutnya, mempermudah menyetak Kartanu warga NU yang telah melakukan pembuatan secara online.
“Kartanu adalah identitas diri yang dimiliki oleh setiap warga NU se-dunia. Di masa kepemimpinannya KH Said Aqil Siroj, Kartanu dikembangkan secara online guna mempermudah pendataan dan mempermudah warga membuat kartu tersebut,” terangnya.
Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk itu mengutarakan, setelah digaungkan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2015-2021, antusias Nahdliyin di Sumenep dirasakan begitu besar merespon ajakan PBNU untuk membuat Kartanu secara online.
Di masa periode 2022-2027, berdasarkan rapat gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU, di Kampus B Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), Parung, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (9/3/2022), memutuskan bahwa berkenaan dengan adanya pembenahan sistem dan manajemen pendaftaran dan penerbitan Kartanu secara nasional, PBNU memutuskan untuk melakukan penangguhan sementara (moratorium) pendaftaran dan penerbitan Kartanu sampai batas waktu yang ditentukan kemudian.
“Dengan demikian, kami masih belum berani mencetak Kartanu sebelum ada keputusan dari Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf,” tandasnya.

