Gapura, NU Online Sumenep
Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Desa Andulang Kecamatan Gapura terus berinovasi dalam mewujudkan kemandirian ekonomi. Setelah sebelumnya mendirikan Badan Usaha Milik IPNU (BUMI) yang memuat beberapa bidang usaha, kali ini kembali menjadi pelopor ekonomi pelajar dengan meresmikan Koin (Kotak Infaq) Peduli Sesama.
Koin Peduli Sesama merupakan bagian dari program BUMI IPNU Andulang yang berorientasi kepada penyedia beasiswa pelajar kurang mampu dan gerakan sosial lainnya. Peresmian tersebut dilaksanakan pada Senin malam, (6/6/2022), di Mushalla Al-Is’af Dusun Darmaayu desa setempat.
Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Andulang, Kiai Thayyib Kartawi menyampaikan, bahwa upaya pelajar NU dalam mewujudkan kemandirian ekonomi merupakan inovasi yang luar biasa. Sebuah lembaga badan usaha yang didirikan terus melebarkan sayapnya hingga pada tataran ekonomi sosialis.
“Ini merupakan langkah yang sangat luar biasa untuk menciptakan ekonomi sosialis di dunia pelajar. Benar-benar pelopor ekonomi pelajar,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Kiai Thayyib menambahkan, sejatinya organisasi yang memiliki ketergantungan kepada orang lain akan mengalami kesulitan dalam melakukan inovasi dan perubahan-perubahan besar. Gerakan kemandirian ekonomi melalui BUMI adalah langkah tepat dalam memberdayakan kaum pelajar NU.
“Apalagi saya lihat perkembangan dan kerja keras pengelola BUMI semakin kuat. Terbukti dari waktu ke waktu BUMI terus bergerak ke arah yang lebih baik,” tambahnya.
Pria yang juga merupakan Sekretaris Desa Andulang itu berharap gerakan pemberdayaan ekonomi pelajar yang diresmikan itu dikelola dengan menejemen yang baik. Agar ke depan manfaatnya bisa dirasakan bukan hanya internal organisasi, melainkan seluruh elemen pelajar NU yang ada di Desa Andulang.
“Kalau gerakan semacan ini terus dikelola dengan menajemen yang baik, hasilnya akan sangat lebih luar biasa manfaatnya kepada masyarakat. Saya yakin kalian pasti bisa,” harapnya.
Sementara itu, Ketua BUMI, Abd. Rahman memaparkan dalam sekejap, sebanyak 65 Koin Peduli Sesama telah tersebar ke berbagai desa dan kecamatan. Hal itu sebagai bentuk antusiasme masyarakat dalam membantu mewujudkan kemandirian ekonomi pelajar.
“Ke depan kami menargetkan 300 koin tersebar. Karena banyak masyarakat yang antusias menjadi bagian dari penghimpun koin tersebut. Semoga nantinya betul-betul bisa memberdayakan ekonomi pelajar,” ungkapnya.
Menurut Rahman, keberadaan BUMI sebagai lembaga keuangan yang dirintis PR IPNU Andulang memang diorientasikan untuk kebermanfaatan. Ia menegaskan bahwa BUMI murni milik IPNU, dan segala kebaikan akan kembali ke IPNU pula.
“Sejak awal kita tegaskan bahwa BUMI memiliki slogan dari BUMI untuk IPNU Mandiri. Jadi segala kebaikan tetap akan kembali untuk IPNU,” tegasnya.
Di tahun 2022 ini, Rahman menargetkan realisasi dua program di BUMI. Pertama Gerakan Koin Peduli Sesama, yang sudah diresmikan. Kemudian yang kedua, Beasiswa Lingkungan Sehat, yang merupakan kelanjutan dari Koin Peduli Sesama dan bekerjasama dengan lembaga pendidikan yang ada di Desa Andulang.
“Semoga ke depan BUMI ini mampu menebar manfaat kaum pelajar NU dan semua warga NU secara umum,” pungkasnya.
Hadir dalam acara peresmian tersebut, Ketua PRNU Desa Andulang, Pengasuh Mushalla Al-Is’af, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU Gapura, dan seluruh kader IPNU Desa Andulang.
Editor: A. Habiburrahman

