Pragaan, NU Online Sumenep
Study Kerja Lapangan (SKL) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Raudlatul Iman (STIDAR) Ganding, merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dilakukan oleh mahasiswa semester akhir.
Selasa (15/12/2020) lalu, peserta dipasrahkan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) kepada pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan. Di hari kedua, peserta menunjukkan keseriusannya, yaitu berkoordinasi dengan aparat Desa Pakamban Laok, Kamis (17/12/2020). Kedatangannya, di sambut hangat oleh seluruh perangkat di balai desa.
Muhlisin berharap kepada mahasiswa-mahasiswi agar benar-benar menyikapi beragam persoalan di Kecamatan Pragaan. Kepala Desa Pakamban Laok tersebut meminta untuk meminimalisir beberapa kelemahan yang ada di kawasannya, sehingga bisa menyentuh hati masyarakat.
“Sumbangsih pemikiran, tenaga, dan program kalian sangat dibutuhkan oleh kami, agar bisa memberikan perubahan dan nuansa baru bagi warga,” pintanya orang nomor satu di Pakamban Laok.
Tak sampai disitu, ia berjanji untuk melibatkan peserta SKL disetiap program kemasyarakatan, baik yang diniyah ataupun ijtimaiyah.
“Semoga jalinan kerjasama dan kemitraan ini, bisa meningkatkan kualitas sosial masyarakat,” harapnya.
Di kesempatan yang berbeda, Moh Ghalib Bafadlal selaku ketua, menyatakan siap 100% untuk bekerjasama dengan seluruh pemerintah desa se-Kecamatan Pragaan.
“Demi menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan dakwah Islam, saya dan teman-teman siap bekerjasama demi terwujudnya desa yang maju dan makmur,” ungkapnya.
Acara yang bertajuk silaturrahmi tersebut semakin hangat ketika Ketua SKL menegaskan bahwa, pengalaman dan ilmu yang diterima di kampus akan dituangkan selama 1 bulan. Tujuannya, untuk mengatasi problematika masyarakat.
“Oleh karenanya, kami meminta dukungan moral kepada segenap aparat dan tokoh masyarakat, supaya program kami bisa bermanfaat,” pungkasnya.
Pewarta: Fahmi Fathorrahman
Editor: Ibnu Abbas

