Kota, NU Online Sumenep
Wakil Bupati Sumenep, Nyai Hj. Dewi Khalifah mendukung pendirian Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) dan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) di Kabupaten Sumenep. Hal itu disampaikan saat sambutan atas nama Pemkab Sumenep di Pembukaan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) Nahdlatul Ulama Sumenep, di Pondok Pesantren Tarate Selatan (Taretan), Pandian, Kota, Sumenep. Ahad (19/6/2022).
“Mudah-mudahan (pendirian Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama dan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama) di Sumenep segera menyusul. Mohon doanya kiai,” ujar perempuan yang juga Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Sumenep itu.
Ia menjelaskan, di usia NU yang hampir mencapai satu abad lamanya, sudah banyak kontribusi yang dilakukan. Di antara kontribusi yang bisa dilihat dan dinikmati adalah dalam bidang pendidikan.
“Dulu, untuk mendirikan sekolah dan perguruan tinggi NU sangat susah. Namun saat ini hampir semua provinsi di Indonesia sudah berdiri megah Universitas Nahdlatul Ulama,” tambah.
Hal demikian, menurut Nyai Eva, sapaan akrabnya, merupakan kontribusi besar Nahdlatul Ulama dalam bidang pendidikan. Bahkan keberadaan perguruan tinggi NU saat ini sudah mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.
“Dan juga keberadaan sekolah Nahdlatul Ulama hampir merata di setiap kabupaten. Termasuk di Kabupaten Sumenep,” tegasnya.
Selain itu, kontribusi besar NU juga bisa dilihat dan dinikmati dari pelayanan bidang kesehatan masyarakat. Ia menyebutkan, keberadaan rumah sakit NU sudah mulai bermunculan di berbagai daerah. Tidak menutup kemungkinan di Kabupaten Sumenep sendiri juga akan berdiri.
“Ini membuktikan bahwa kepercayaan masyarakat semakin meningkat terhadap pelayanan kesehatan rumah sakit NU,” terangnya.
Ia juga berharap, gelaran forum tertinggi kedua setelah konferensi itu juga melahirkan program yang bisa disinergikan dengan pemerintah daerah. Utamanya dalam hal program prioritas pembangunan di Sumenep.
“Sebab, Nahdlatul Ulama merupakan mitra pemerintah daerah Sumenep dalam mengawal pembangunan menuju Sumenep lebih baik dan maju,” harapnya.
Dirinya menilai, basis NU yang mendominasi masyarakat Muslim, membuat peran warga NU sangat strategis dalam membangun Sumenep ke arah yang lebih baik. Sehingga diperlukan sinergi yang kuat dalam mewujudkan misi besar tersebut.
“Hal ini menjadi penting agar akselerasi pembangunan di Kabupaten Sumenep untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat segera terwujud. Sebab kemajuan Sumenep saat ini tidak lepas dari sentuhan dan kontribusi Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.
Editor: A. Habiburrahman

