Proses Manding, NU Online Sumenep
Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Manding Masa Khidmat 2022-2027 resmi dilantik. Prosesi pelantikan itu berlangsung di Sekretariat BUMDes Manding Laok, dengan mengusung tema ‘Mendigdayakan Nahdlatul Ulama Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru’, Senin (22/8/2022).
Sebanyak 72 pengurus, meliputi 13 orang jajaran Mustasyar, 29 orang A’wan, 13 orang jajaran Syuriah dan 17 orang pengurus Tanfidiyah, dibaiat langsung oleh Rais PCNU Sumenep, KH. Hafidhi Sarbini.
Ketua MWCNU Manding, Rudi Hartono mengatakan, bahwa tema tersebut sengaja diangkat sebagai bentuk dorongan akan kebangkitan baru. Baik di internal kepengurusan NU maupun masyarakat secara umum. Sebagai pelaksana harian di kepengurusan MWCNU, pihaknya bertekad untuk mengikuti apapun yang diperintahkan jajaran Syuriah.
“Semoga tema tersebut bisa memicu kebangkitan baru di tengah umat dan menjadi momentum kebangkitan baru dj NU. Kita sebagai tanfidziyah adalah santri. Karenanya itu harus selalu manut dawuh jajaran Syuriah sebagai pemilik NU,” ungkapnya.
Dalam menjalankan amanah sebagai pengurus, Rudi pun berharap akan bimbingan dan dorongan dari para habaib, ulama serta tokoh masyarakat. Sehingga benar-benar dapat membumikan dan menjaga akidah Ahlussunah wal Jamaah.
Sebagai nakhoda baru di MWCNU Manding, dirinya bertekad untuk berpegang teguh kepada dawuh KH. Ali Maksum. Yakni mengamalkan ajaran NU, mulai dari Manahijul Fikr, Manhajul Harakah dan Manhaj at-Taghayyur Ijtima’iyah.
“Saya berharap semua elemen struktur NU bersama-sama berjuang untuk membumikan Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.
Kegiatan Pelantikan MWCNU Manding itu dimeriahkan oleh Majelis Shalawat Ababil Entertainment Topote Laok. Selain itu juga diisi dengan ceramah keagamaan oleh Wakil Rais PCNU Sumenep, KH. Zainur Rahman Hammam.
Editor: Ibnu Abbas

