Kota, NU Online Sumenep
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Kota Sumenep resmi dilantik untuk masa khidmat 2025–2028 pada Ahad (24/8/2025) di kantor MWCNU Kota Sumenep.
Pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri Dewan Penasihat PAC Ansor Kota KH. Hantok Sudarto, jajaran PC Ansor Kabupaten Sumenep, anggota DPRD Fraksi PKB Rasidi, perwakilan Baznas, pengurus MWCNU, simpatisan NU, serta sejumlah tamu undangan.
Acara diawali dengan tawassul dan tahlil, dilanjutkan santunan kepada 20 anak yatim dan mustadh’afiin hasil kerja sama PAC Ansor Kota dengan Baznas. Setelah prosesi pelantikan, kegiatan diteruskan dengan sambutan-sambutan dan ditutup doa bersama.
Ketua PAC GP Ansor Kota Sumenep terlantik, Moh. Kurdi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan semua pihak. “Kami mohon maaf jika ada kekurangan selama rangkaian acara. Semoga amanah ini bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sumenep, KH Qumri Rahman, mengapresiasi kekompakan kader Ansor Kota yang dinilai aktif dan solid. Ia juga menekankan pentingnya menjalin sinergi dan kolaborasi.
“Sinergi dan kolaborasi sangat penting di era sekarang. PAC Ansor harus menjalin koordinasi, baik dengan MWCNU, kecamatan, maupun aparat setempat, serta aktif membantu masyarakat,” tegasnya.
Sebelum acara puncak, PAC GP Ansor Kota Sumenep telah menggelar berbagai kegiatan bertema “Ansor Berdaya Bergerak Bersama Mewujudkan Indonesia Emas”.
Rangkaian kegiatan diawali dengan lomba badminton tingkat ranting se-Kecamatan Kota pada Sabtu (16/8/2025) di GOR Pahlawan Pamolokan yang dibuka oleh PC Ansor Sumenep.
Pada hari yang sama juga digelar lomba puisi dan esai tingkat kabupaten, di mana Abdul Warits dari PAC Ansor Ganding meraih juara I lomba esai, disusul Ach. Khalilurrahman dari PAC Ansor Pragaan.
Pada malam harinya, kader Ansor melaksanakan ziarah ke makam tokoh NU KH. Abi Sujak, doa bersama, serta refleksi kebangsaan dengan pemotongan tumpeng yang dipimpin Ketua MDS RA PAC Ansor Kota, Ustadz Faiz.
Editor: Ibnu Abbas

