Pragaan, NU Online Sumenep
Kepedulian terhadap warga terdampak bencana kembali ditunjukkan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazis NU/NU Care) MWC NU Pragaan. Pascabencana angin puting beliung yang melanda Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Lazis NU Pragaan menyalurkan bantuan darurat berupa 220 karton air mineral untuk warga terdampak, Senin (02/02/2026).
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 154 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung, mulai dari atap terlepas hingga bagian bangunan roboh, sehingga aktivitas warga sempat lumpuh.
Ketua Lazis NU Pragaan, M. Mahdi, mengatakan bantuan air mineral merupakan langkah awal penanganan darurat pascabencana, mengingat air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak bagi warga.
“Setelah bencana terjadi, kami menerima laporan bahwa sebagian warga kesulitan mendapatkan air minum layak konsumsi. Karena itu, Lazis NU Pragaan bergerak cepat menyalurkan bantuan air mineral agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi,” ujar Mahdi.
Ia menjelaskan, angin puting beliung datang secara tiba-tiba dan menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Selain merusak rumah warga, bencana tersebut juga berdampak pada sumber air dan peralatan rumah tangga.
“Kondisi rumah yang rusak membuat warga tidak bisa beraktivitas secara normal. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka, meski sifatnya masih darurat,” tambahnya.
Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis kepada Kepala Desa Karduluk, Ahmad Faruq, di lokasi terdampak. Selanjutnya, bantuan akan didistribusikan kepada warga oleh pemerintah desa bersama para relawan sesuai data korban yang telah dihimpun.
Mahdi menegaskan, Lazis NU Pragaan akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi musibah, sebagai bagian dari khidmah NU dalam bidang kemanusiaan dan penguatan solidaritas sosial.
“NU tidak hanya hadir dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga dalam situasi kemanusiaan. Ini adalah wujud kepedulian kami terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Karduluk, Ahmad Faruq, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Lazis NU Pragaan yang langsung menyalurkan bantuan kepada warganya.
“Bantuan air mineral ini sangat dibutuhkan warga kami. Sejak bencana terjadi, sebagian masyarakat kesulitan mendapatkan air minum bersih. Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Lazis NU Pragaan,” ungkap Faruq.
Ia menambahkan, pemerintah desa saat ini masih melakukan pendataan kerusakan rumah serta kebutuhan lanjutan warga, baik untuk perbaikan bangunan maupun tambahan bantuan logistik.
“Kami terus melakukan pendataan agar penanganan pascabencana lebih terarah. Kami juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama membantu warga Karduluk agar bisa segera bangkit,” pungkasnya.

