Kota, NU Online Sumenep
Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Sumenep menetapkan sembilan ruang pemberdayaan sebagai fokus gerakan organisasi selama masa khidmat 2026–2028 melalui Grand Design “Empowering Era.”
9 ruang pemberdayaan tersebut meliputi optimalisasi organisasi, manajemen perawatan kader, eksplorasi seni dan budaya lokal, aktivasi media digital, penguatan basis pesantren dan sosial kemasyarakatan, edukasi pelajar putri, pengembangan komisariat perguruan tinggi, produktivitas ekonomi kreatif, serta pendidikan keterampilan pelajar.
Ketua PC IPPNU Sumenep, Putri Ramadani, menyampaikan bahwa arah gerak tersebut disusun berdasarkan kebutuhan kader dan tantangan yang dihadapi pelajar putri saat ini.
“IPPNU harus mampu menjadi ruang yang tidak hanya mengajak pelajar putri berorganisasi, tetapi juga memberikan kesempatan untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan kapasitas diri,” katanya, Ahad, 31 Mei 2026.
Ia menambahkan bahwa seluruh program yang akan dijalankan nantinya berorientasi pada pemberdayaan kader agar memiliki kemampuan menghadapi perubahan zaman sekaligus tetap berpegang pada nilai-nilai ke-NU-an.
Konsep Empowering Era sendiri diperkuat dengan nilai dasar IPPNU BISA yang terdiri atas Bersinergi, Inovatif, Solid, dan Adaptif. Nilai tersebut menjadi pedoman dalam pelaksanaan program dan pengembangan kader selama dua tahun mendatang.
Melalui sembilan ruang pemberdayaan tersebut, PC IPPNU Sumenep berharap mampu menciptakan lebih banyak peluang bagi pelajar putri untuk berkembang sesuai minat dan potensinya.
“Empowering Era bukan tentang menjadi yang paling hebat, tetapi memastikan setiap pelajar putri memiliki kesempatan untuk tumbuh menjadi versi terbaik dirinya,” pungkas Putri.

